Sean Gelael, Orang Tua, dan Formula 1

Kompas.com - 30/04/2015, 14:51 WIB
Pebalap muda Indonesia, Sean Gelael, kembali berada di balik kemudi kendaraan Formula 3 saat melakukan dua hari ujicoba, Selasa dan Rabu (17-18/3/2015) pekan lalu, di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol. Dok www.sean-gelael.com/Pebalap muda Indonesia, Sean Gelael, kembali berada di balik kemudi kendaraan Formula 3 saat melakukan dua hari ujicoba, Selasa dan Rabu (17-18/3/2015) pekan lalu, di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol.
Penulis Ary Wibowo
|
EditorPipit Puspita Rini
JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan pereli nasional, Ricardo Gelael, menilai putranya, Sean Gelael, akan menghadapi banyak rintangan untuk menjadi pebalap nomor satu Indonesia. Namun, pengusaha kelahiran 13 Januari 1959 itu mengaku siap mendukung penuh kiprah sang anak.

Sean merupakan salah satu pebalap Kejuaran Formula Renalut 3.5, kejuaran setingkat di bawah Formula 1, bersama Tim Jago Ayam with Carlin. Pebalap berusia 18 tahun itu kini tengah mempersiapkan diri jelang seri kedua, GP Monaco, yang bakal berlangsung pada 24 Mei 2015.

Adapun Ricardo merupakan juara reli mobil nasional pada 2006. Saat ini, ia juga berstatus sebagai Direktur PT Fastfood Indonesia yang membawahi waralaba Kentucky Fried Chicken (KFC) Indonesia.

Berikut petikan wawancara Kompas.com dengan Ricardo di sela-sela peresmian gerai KFC ke-500 di Jalan Ir. H. Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2015):

Apa peran Anda sebagai orang tua untuk mendukung karier Sean?

Selayaknya orang tua lain, kami akan selalu memberikan dukungan kepada Sean. Selebihnya, saya pikir Sean sendiri sudah mengerti bagaimana menjadi pebalap profesional dan sudah tahu tugas-tugasnya seperti apa.

Sudah adakah persiapan meningkatkan jenjang Sean ke Formula 1?

Setiap pebalap pasti ingin ke Formula 1. Akan tetapi, hal itu tidak mudah juga. Selain dibutuhkan kepiawaian pengemudi, dibutuhkan juga dana yang besar. Beberapa hal, seperti politik juga tidak mudah untuk dilalui.

Politik seperti apa yang Anda maksud?

Sama seperti setiap seri perlombaan besar, setiap tim harus mempunyai koneksi ke dalam karena tidak mudah mengikuti ajang Formula 1. Kita bisa lihat persaingan di sana sangat ketat dan karena itulah dibutuhkan koneksi yang kuat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X