Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/04/2015, 13:51 WIB
EditorPipit Puspita Rini
WUHAN, KOMPAS.com - Pemain tunggal putri Indonesia, Maria Febe Kusumastuti, sukses mengawali perjalanan pada Kejuaraan Asia 2015 di Wuhan dengan mengalahkan pemain Thailand, Nichaon Jindapon.

Febe menang 18-21, 21-18, 21-12, Rabu (22/4/2015), dan berhak melangkah ke babak ketiga. Kemenangan ini juga mengubah rekor pertemuan kedua pemain menjadi imbang 2-2.

"Gim pertama sebenarnya mainnya sudah benar, tetapi masih kurang lewat sedikit bolanya. Kami sudah sering ketemu dan selalu rubber game mainnya. Saya menang pada pertemuan pertama, selebihnya (dua kali) dia yang menang. Baru sekarang saya bisa menang lagi," kata Febe.

"Saya sama Nichaon mainnya kan tipenya kurang lebih sama, main reli dan susah matiin di lapangan. Jadi tadi banyak main tahan-tahanan saja di lapangan. Siapa yang lebih kuat," lanjut mantan pemain pelatnas tersebut.

Selanjutnya di babak ketiga, Febe masih menunggu lawan antara Wang Yihan (Tiongkok) dan Akane Yamaguchi (Jepang).

"Untuk besok, mainnya percaya diri saja. Hari ini kan saya bisa main bagus, jadi besok harus lebih percaya diri. Besok harus berani nyoba aja dulu," kata Febe.

Febe merupakan satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putri yang turun di Kejuaraan Asia 2015.

"Saya sendirian, jadi anggap saja ini pertandingan seperti Olimpiade atau pertandingan besar lainnya. Saya berjuang sendirian dan harus mati-matian. Lawan-lawan di undian saya juga berat dari awal, berat semua. Jadi harus sudah siap juga dari awal," jelas pemain klub Djarum Kudus tersebut.

Satu lagi wakil Indonesia yang melangkah ke babak ketiga yaitu pasangan ganda putra Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira. Mereka menang walkover atas pasangan Iran, Vatannejad-Soroush Eskandari/Hasan Motaghi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber PBSI
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+