Kompas.com - 09/04/2015, 23:48 WIB
Pebulu tangkis Denmark, Jan O Jorgensen, mengembalikan kok dari pemain India, H . Pranoy pada babak kedua India Terbuka di Siri Fort Sports Complex, New Delhi, Kamis (26/3/2015). AFP PHOTO/PRAKASH SINGHPebulu tangkis Denmark, Jan O Jorgensen, mengembalikan kok dari pemain India, H . Pranoy pada babak kedua India Terbuka di Siri Fort Sports Complex, New Delhi, Kamis (26/3/2015).
EditorPipit Puspita Rini
SINGAPURA, KOMPAS.com - Jan O Jorgensen tak akan pernah menduga akan menerima dua kekalahan beruntun dari pemain yang sama, dalam selisih waktu hanya dua pekan. Bahkan dua tahun sebelumnya, pemain Denmark tersebut juga kalah dari pemain yang sama.

Jorgensen kini tertinggal 0-3 dalam rekor pertemuan dengan pemain India, H S Prannoy. Kekalahan terakhirnya didapat pada babak kedua Singapura Terbuka di Indoor Stadium, Kamis (9/4/2015). Pemain nomor dua dunia tersebut kalah 16-21, 8-21, dalam 33 menit.

"Tidak ada alasan (untuk kekalahan) hari ini -tidak cukup bagus bertanding. Kembali ke Denmark secepatnya," demikian tulis Jorgensen lewat akun Twitter-nya, @janojorgensen, usai pertandingan.

Dua pekan lalu, Jorgensen juga ditaklukkan Prannoy, pada babak kedua India Terbuka. Ketika itu, pemain 27 tahun tersebut kalah 21-18, 14-21, 14-21.

"Ini adalah tahunnya (kualifikasi untuk) Olimpiade dan kami harus dalam permainan terbaik. Ketika kamu menang atas pemain papan atas, kamu merasa bahwa kamu memang bisa mengalahkan mereka, dan memenangi turnamen," kata Prannoy setelah memenangi laga di India tersebut.

Kekalahan pertama Jorgensen dari Prannoy didapat di Jepang Terbuka 2013. Ketika itu, pemain yang badannya dipenuhi tato tersebut kalah 14-21, 21-13, 17-21.

Sebelum Jorgensen, Singapura Terbuka sudah kehilangan salah satu calon kuat juara di tunggal putra, yaitu unggulan pertama asal Tiongkok, Chen Long. Pemain 26 tahun tersebut kalah dari Hu Yun (Hongkong).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tumbangnya dua unggulan teratas tersebut memperbesar peluang Simon Santoso untuk mempertahankan gelar. Simon melangkah ke perempat final dengan menundukkan Viktor Axelsen (Denmark), 21-17, 16-21, 21-12.

Selanjutnya, satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di nomor ini tersebut akan menghadapi pemain Thailand, Tanongsak Saensonboonsuk.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Sumber Zee News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.