Kompas.com - 25/02/2015, 08:58 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
JAYAPURA, KOMPAS.com — Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berencana menjadikan burung cenderawasih sebagai logo Asian Games saat Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan olahraga se-Asia tahun 2018 mendatang.

Menurut Nahrawi, pemilihan satwa langka yang hanya hidup di belantara Papua tersebut ialah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam yang unik dan luar biasa.

"Selama ini, kita sering kecolongan karena keanekagaraman kekayaan alam bangsa kita sering diklaim bangsa lain. Mulai saat ini, kita ingin berbenah dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa," ungkap Nahrawi dalam sambutan pembukaan Kongres Ke-14 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Jayapura, Selasa (24/2/2015).

Nahrawi juga mengungkap kekagumannya setelah menyaksikan tarian asal Papua dan tarian kreasi yang menggabungkan beberapa suku di Indonesia pada acara pembukaan Kongres KNPI di GOR Cenderawasih, Jayapura, Selasa malam.

"Ini menunjukkan bangsa kita kaya akan seni budaya. Saya tak yakin ada bangsa lain di dunia yang bisa menampilkan keanekaragaman budaya seperti bangsa kita," ungkap Nahrawi.

Pelaksanaan Kongres KNPI di Jayapura, kata Nahrawi, diharapkan bakal menjadi Kongres Pemuda ke-2 setelah tahun 1928 yang semakin memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan serta rasa cinta kepada Tanah Air. "Saya juga berharap akan lahir kader-kader pemimpin masa depan bangsa melalui wadah kepemudaan ini," ungkap Nahrawi.

Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia yang berlangsung di Jayapura, 24 hingga 28 Februari mendatang, dihadiri oleh 1.200 tamu undangan, masing-masing dari DPP KNPI, DPD KNPI tingkat 1 dan 2, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan pemuda nasional dan KNPI perwakilan Malaysia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.