10 Pertanyaan Menarik Seputar Formula 1 2015 (1)

Kompas.com - 13/01/2015, 15:51 WIB
Pebalap Mercedes asal Inggris, Lewis Hamilton (kanan), menyalip rekan satu timnya, Nico Rosberg, pada GP AS yang berlangsung di Sirkuit Americas, Minggu (2/11/2014). AFP PHOTO/JIM WATSONPebalap Mercedes asal Inggris, Lewis Hamilton (kanan), menyalip rekan satu timnya, Nico Rosberg, pada GP AS yang berlangsung di Sirkuit Americas, Minggu (2/11/2014).
EditorPipit Puspita Rini
KOMPAS.com - Persaingan para pebalap Formula 1 2015 akan segera hadir. Seri pertama akan berlangsung di Australia, pertengahan Maret. Para pebalap akan menjalani uji coba pertama pada awal Februari di Jerez, Spanyol.

Sebelum musim berjalan, berikut 10 pertanyaan menarik seputar Formula 1 2015.
1. Bisakah tim lain menyaingi Mercedes?
Musim lalu, Mercedes nyaris tak tersentuh. Mereka mendominasi dengan memenangi 16 dari 19 seri yang digelar. Dua pebalap mereka, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg, menutup musim dengan berada di peringkat pertama dan kedua klasemen akhir.

Pertanyaannya, mampukah mereka mempertahankan dominasi tersebut? Jika mampu, mungkinkah persaingan Hamilton dan Rosberg akan berlanjut?

2. Akankah kedatangan Sebastian Vettel membawa perubahan di Ferrari?
Musim 2014 adalah bencana bagi Ferrari. Mereka hanya dua kali finis podium dari 19 kali turun balapan, dan untuk kali pertama sejak 1993 tidak memenangi balapan dalam satu musim.

Tak heran jika perubahan pun terjadi di tubuh tim Kuda Jingkrak. Direktur teknik Pat Fry dan kepala desain Nickolas Tombazi keluar dari tim. Sementara Maurizio Arrivabene masuk menjadi kepala tim, menggantikan Marco Mattiaci.

Perubahan terbesar tentu saja di barisan pebalap. Juara dunia empat kali, Sebastian Vettel, masuk ke tubuh Ferrari setelah meninggalkan Red Bull. Pebalap Jerman tersebut akan berdampingan dengan Kimi Raikkonen.

Vettel gagal bersinar pada musim 2014, bahkan kalah bersaing dengan rekan satu timnya, Daniel Ricciardo. Beberapa pihak meragukan bahwa Vettel adalah pilihan tepat, tetapi Ferrari yakin dia akan bangkit lagi dan menjadi yang terbaik, cepat atau lambat.

3. Bisakah kolaborasi McLaren dan Honda bersinar lagi?
Honda akan kembali menjadi penyuplai mesin pada Formula 1 2015. Pabrikan Jepang ini kembali berkolaborasi dengan tim asal Inggris, McLaren.

McLaren dan Honda pernah mencatat sejarah kesuksesan bersama. Mereka bekerja sama selama lima tahun pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an dan mencatat 44 kemenangan serta empat kali menjadi juara dunia baik pebalap maupun konstruktor.

Mesin baru Honda akan punya peran besar pada performa McLaren. Pertanyaannya, mampukah Honda bersaing dengan penyuplai mesin lainnya yaitu Mercedes, Renault, dan Ferrari yang jelas unggul dalam data dan pengalaman? Atau, mungkinkah Honda mendapatkan keuntungan setelah beberapa tahun menjadi penonton, belajar, dan melakukan pengembangan?

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Formula 1
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X