Kompas.com - 29/10/2014, 21:21 WIB
Erick Thohir Tjahjo Sasongko/Kompas.comErick Thohir
EditorTjahjo Sasongko

MILAN, KOMPAS.com — Presiden klub Inter Milan asal Indonesia, Erick Thohir, kembali jadi sasaran pelecehan di Italia. Kali ini seperti yang dimuat di kolom media.

Thohir, yang juga pemilik klub MLS, DC United, membeli mayoritas saham Inter Milan pada tahun lalu. Ia membeli 70 persen saham milik presiden sebelumnya, Massimo Moratti, yang telah berkiprah di klub selama 18 tahun.

Pekan lalu, Presiden Sampdoria, klub Serie A lainnya, Massimo Ferrero, meminta maaf kepada Thohir karena menyebutnya sebagai orang Filipina. Ferrero bukan hanya salah menyebut kebangsaan Thohir, ia juga mengeluarkan kata-kata, "Usir saja orang Filipina itu..."

Ejekan buat Thohir kali ini datang dari Evelina Christillin melalui blog-nya yang kemudian dikutip media Italia, termasuk La Gazzetta della Sport, edisi Rabu (29/10/2014). Christillin bukan orang sembarangan. Ia pernah menjadi ketua panitia pelaksanaan Olimpiade Musim Dingin di Torino pada 2006 lalu.

"Apa yang tersisa pada Inter tanpa Moratti? Orang Indonesia bertubuh kecil dan gemuk telah mengambil alih (klub) dari Moratti dan kini memiliki mayoritas saham," tulis Christillin dengan nada berbau rasial.

Christillin bahkan menggunakan istilah Italia,"cicciobello a mandorla" atau seorang berwajah kekanakan dan mata sipit, istilah bernada rasial yang kebanyakan digunakan untuk orang berwajah Asia.

Masyarakat Italia secara umum dikenal sebagai salah satu paling rasialis di daratan Eropa. Beberapa pemain sepak bola berkulit hitam, seperti Mario Ballotelli dan Kevin Prince Boateng, pernah menjadi sasaran pelecehan bernada rasial oleh penonton Liga Serie A.

Pekan lalu, Ferrero yang baru saja mengambil alih Sampdoria mengeluarkan pernyataan salah tentang Thohir dalam wawancara dengan Rai Sport. Pihak manajemen Sampdoria kemudian mengeluarkan permintaan maaf kepada Erick Thohir maupun rakyat Filipina. "Saya hanya ingin membela Moratti atas apa yang telah ia berikan buat Inter dan Italia selama 20 tahun."

Erick Thohir merupakan pengusaha muda Indonesia pemilik Mahaka Media Group. Selain sepak bola, ia juga aktif dalam perkembangan olahraga bola basket di Indonesia dan Asia.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X