Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kutipan-kutipan yang "Menyengat" selama Asian Games 2014

Kompas.com - 05/10/2014, 01:06 WIB
KOMPAS.com - Asian Games XVII di Korea Selatan telah berakhir pada Sabtu (4/10/2014). Beberapa kutipan mencuat selama perhelatan tersebut.

Berikut ini adalah beberapa kutipan yang menonjol itu:

Tentang atlet Korea Utara

"Prestasi mereka (atlet Korea Utara) telah memicu warga di Pyongyang dan bagian lain dari negara itu sangat bergembira." ~ Kantor berita resmi Korea Utara (KCNA).

Soal larangan hijab

"(Larangan pemakaian hijab) ini merupakan penghinaan bagi kami, mereka tidak menghormati keyakinan kami." ~ Atlet forward basket putri Qatar, Refaa Morjan Mohammed, setelah timnya didiskualifikasi karena pemainnya mengenakan hijab.

"Tidak ada alasan untuk menolak jilbab dalam olahraga." ~ Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah.

Kontroversi atletik

"Ini adalah Asian Games, bukan Game Afrika." ~ Ketua delegasi India, Adille Sumariwala, saat mengeluhkan kehadiran atlet keturunan Afrika dari negara-negara Timur Tengah, terutama di lintasan dan lapangan atletik.

Petinju menolak medali

"Aku katakan, 'Ini adalah untuk Anda dan untuk semua orang Korea, karena Anda hanya layak (mendapat) perunggu." ~ atlet tinju kelas ringan dari India, Sarita Devi, setelah ia menolak untuk memakai medali perunggu dan malah menggantungkannya ke leher lawannya di babak semifinal, atlet dari Korea Selatan.

Medali lagi untuk Ruth Jebet

"Raja saya berjanji bahwa kami akan mendapatkan kembali medali saya." ~ Atlet Bahrain kelahiran Kenya yang mengaku mendapatkan dukungan tingkat tinggi setelah didiskualifikasi seusai mendapat medali emas. Upaya banding mengembalikan lagi medali kepadanya.

Kasus doping China

"Masih ada juga kemungkinan bahwa pembacaan (hasil tes doping itu) positif adalah karena konsumsi daging yang terkontaminasi." ~ Komite Olimpiade Cina, setelah juara lempar martil asal China, Zhang Wenxiu, dinyatakan positif mengonsumsi anabolik agen zeranol.

Kemenangan kriket diundi koin

"Aku tidak bisa melakukan apa-apa ketika pertandingan diputuskan dengan lempar koin." ~  Kapten kriket Banglades, Masrafe Mortaza, setelah kemenangan pertandingan mereka melawan Sri Lanka diundi memakai koin karena hujan turun di tengah pertandingan.

Pencurian kamera oleh atlet renang

"(Itu) terjadi dalam sekejap, tindakan impulsif - seperti setan mencengkeramnya." ~ Koki delegasi Jepang Tsuyoshi Aoki ketika mencoba menjelaskan pencurian kamera milik fotografer oleh atlet renang gaya dada Naoya Tomita

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com