Tiongkok Borong Tiga Gelar, Korea dan Spanyol Masing-masing Satu

Kompas.com - 01/09/2014, 00:54 WIB
Pemain tunggal putra Tiongkok, Chen Long, berpose dengan membawa bendera negara setelah menerima medali emas berkat kemenangan atas tunggal Malaysia, Lee Chong Wei pada final Kejuaraan Dunia 2014 di Ballerup Super Arena, Kopenhagen, Denmark, Minggu (31/8/2014). AFP PHOTO/JONATHAN NACKSTRAND Pemain tunggal putra Tiongkok, Chen Long, berpose dengan membawa bendera negara setelah menerima medali emas berkat kemenangan atas tunggal Malaysia, Lee Chong Wei pada final Kejuaraan Dunia 2014 di Ballerup Super Arena, Kopenhagen, Denmark, Minggu (31/8/2014).
EditorPipit Puspita Rini
KOPENHAGEN, KOMPAS.com - Tiongkok pulang dengan membawa tiga gelar juara pada Kejuaraan Dunia 2014 yang berlangsung di Kopenhagen, Denmark (25-31 Agustus). Gelar tersebut didapat dari nomor tunggal putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Chen Long melanjutkan tradisi emas tunggal putra bagi Tiongkok di Kejuaraan Dunia sejak 2006. Untuk kali pertama dia meraih gelar juara dunia, setelah menumbangkan unggulan pertama asal Malaysia, Lee Chong Wei, 21-19, 21-19.

Chen Long memupus harapan Lee untuk meraih gelar juara dunia partamanya. Rivalitas kedua pemain ini juga semakin tajam, dengan rekor kemenangan kini imbang 9-9.

Dari ganda putri, Tiongkok mendapatkan gelar lewat Tian Qing/Zhao Yunlei yang mengalahkan juara bertahan yang juga berasal dari Tiongkok, Wang Xiaoli/Yu Yang, 21-19, 21-15.

Zhao Yunlei juga meraih medali emas dari nomor ganda campuran. Zhao yang berpasangan dengan Zhang Nan mengalahkan pasangan Tiongkok lainnya, Xu Chen/Ma Jin, 21-12, 21-23, 21-13.

Tiongkok punya kesempatan meraih empat gelar. Sayangnya, tunggal putri terbaik mereka, Li Xuerui, gagal meredam permainan Carolina Marin dari Spanyol. Ini adalah kali kedua Li gagal juara setelah mencapai final. Tahun lalu dia dihentikan oleh Ratchanok Intanon (Thailand)

Marin pun mencatat sejarah sebagai pebulu tangkis Spanyol pertama yang meraih gelar juara dunia.

Tiongkok mengalami kegagalan besar di ganda putra. Mereka bahkan tidak bisa menembus partai semifinal.

Partai final meloloskan dua ganda Korea, Ko Sung-hyun/Shin Baek-choel dan Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong. Kedua ganda tersebut menyajikan laga paling ketat pada partai final Kejuaraan Dunia 2014. Setelah bertanding 80 menit, Ko/Shin akhirnya keluar sebagai juara dunia.

Berikut hasil lengkap laga final Kejuaraan DUnia 2014, Minggu (31/8/2014).
Ganda Putri: Tian Qing/Zhao Yunlei (CHN/5) vs Wang Xiaoli/Yu Yang (CHN/4) [21-19, 21-15]
Ganda Putra: Ko Sung-hyun/Shin Baek-choel (KOR/12) vs Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong (KOR/2) [22-20, 21-23, 21-18]
Tunggal Putri: Li Xuerui (CHN/1) vs Carolina Marin (SPA/9) [21-17, 17-21, 18-21]
Tunggal Putra: Lee Chong Wei (MAS/1) vs Chen Long (CHN/2) [19-21, 19-21]
Ganda Campuran: Zhang Nan/Zhao Yunlei (CHN/1) vs Xu Chen/Ma Jin (CHN/2) [21-12, 21-23, 21-13]

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Crystal Palace Vs Man United, Kick-off 03.15 WIB

Link Live Streaming Crystal Palace Vs Man United, Kick-off 03.15 WIB

Liga Inggris
Resmi! Juventus Permanenkan Bintang Muda Asal Amerika Serikat

Resmi! Juventus Permanenkan Bintang Muda Asal Amerika Serikat

Liga Italia
Resmi, Uji Coba Timnas U22 Indonesia Vs Bali United Juga Dibatalkan

Resmi, Uji Coba Timnas U22 Indonesia Vs Bali United Juga Dibatalkan

Sports
Tak Sampai Setengah Jam, Leo/Daniel Pastikan Satu Tiket Babak Kedua Swiss Open 2021

Tak Sampai Setengah Jam, Leo/Daniel Pastikan Satu Tiket Babak Kedua Swiss Open 2021

Badminton
Bung Towel Soal Pembatalan Uji Coba Timnas U22: Ini di Luar Norma Sepak Bola yang Kita Pahami

Bung Towel Soal Pembatalan Uji Coba Timnas U22: Ini di Luar Norma Sepak Bola yang Kita Pahami

Liga Indonesia
Respons Pelatih Shin Tae-yong Usai Ujicoba Timnas U22 Batal Digelar

Respons Pelatih Shin Tae-yong Usai Ujicoba Timnas U22 Batal Digelar

Liga Indonesia
Timnas U22 Indonesia Vs Tira Pesikabo Batal, PSSI Akui Dadakan Kirim Surat Izin

Timnas U22 Indonesia Vs Tira Pesikabo Batal, PSSI Akui Dadakan Kirim Surat Izin

Liga Indonesia
Swiss Open 2021 - Ruselli Hartawan Kalah, Tunggal Putri Tak Punya Harapan

Swiss Open 2021 - Ruselli Hartawan Kalah, Tunggal Putri Tak Punya Harapan

Badminton
Liverpool Vs Chelsea, Klopp Sanjung Sentuhan Tuchel di Kubu The Blues

Liverpool Vs Chelsea, Klopp Sanjung Sentuhan Tuchel di Kubu The Blues

Liga Inggris
Laga Timnas U22 Batal Tiba-tiba, Kiper Timnas Senior Ikut Meradang

Laga Timnas U22 Batal Tiba-tiba, Kiper Timnas Senior Ikut Meradang

Liga Indonesia
Sudah Berusia 43 Tahun, Buffon Ungkap Rencana Pensiun di Juventus

Sudah Berusia 43 Tahun, Buffon Ungkap Rencana Pensiun di Juventus

Liga Italia
Reaksi Warganet Saat Tahu Laga Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo Batal

Reaksi Warganet Saat Tahu Laga Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo Batal

Sports
Barcelona Vs Sevilla, Koeman Ingin Para Pemain Abaikan Kasus Barcagate

Barcelona Vs Sevilla, Koeman Ingin Para Pemain Abaikan Kasus Barcagate

Liga Spanyol
 Inter Milan Bisa Lepas Martinez demi Lunasi Lunasi Transfer Lukaku

Inter Milan Bisa Lepas Martinez demi Lunasi Lunasi Transfer Lukaku

Liga Italia
Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo Batal, Bali United: Untung Belum Berangkat!

Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo Batal, Bali United: Untung Belum Berangkat!

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X