Indonesia Masih Melaju di Bulu Tangkis Olimpiade Remaja

Kompas.com - 19/08/2014, 06:02 WIB
Pebulu tangkis yunior Indonesia Anthony Sinisuka Ginting bertahan dari serangan pemain Jepang, Kanta Tsuneyama, pada perempat final BWF Wolrd Junior Championships di Alor Star, Malaysia, Rabu (16/4/2014). Anthony menang 21-13, 21-5, Rabu (16/4/2014). PBSIPebulu tangkis yunior Indonesia Anthony Sinisuka Ginting bertahan dari serangan pemain Jepang, Kanta Tsuneyama, pada perempat final BWF Wolrd Junior Championships di Alor Star, Malaysia, Rabu (16/4/2014). Anthony menang 21-13, 21-5, Rabu (16/4/2014).
EditorTjahjo Sasongko

JAKARTA, Kompas.com - Memasuki pertandingan kedua di babak penyisihan grup F di Youth Olympic 2014, pebulutangkis tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting masih belum menemukan hambatan berarti. Wakil Indonesia yang berusia 18 tahun ini sementara masih menduduki puncak klasemen grup F dengan memenangkan dua laga.

Laga perdana dimenangkan Anthony atas Devins Nestar Mananga Nzoussi (Kongo), 21-6, 21-4. Pada pertandingan kedua yang berlangsung pagi ini, Senin (18/8), Anthony menundukkan Abdelrahman Abdelhakim (Mesir), 21-9, 21-11.

“Lawan-lawan saya di dua pertandingan terakhir memang kelasnya masih dibawah saya, tetapi saya tidak mau lengah. Youth Olympic adalah turnamen penting dan ini adalah kesempatan terakhir saya di olimpiade junior, saya harus tetap berkonsentrasi,” ujar Anthony yang dihubungi di Nanjing, Tiongkok.

Anthony hanya butuh satu kemenangan lagi untuk menjadi juara grup F dan melaju ke babak perempat final. Hanya satu pemain terbaik dari delapan grup yang berhak untuk bertanding di babak delapan besar. Pada pertandingan terakhir di grup F, Anthony akan berjumpa dengan wakil dari Sri Lanka, Sachin Premashan Dias Angodavidanalage.

“Meskipun menghadapi pemain dari Sri Lanka, tapi saya tidak mau menganggap enteng lawan. Buat saya yang penting sekarang saya bisa menjaga kondisi selama bertanding di olimpiade junior, hingga saat ini kondisi saya fit. Cuacanya di sini agak dingin, tetapi tidak dingin sekali,” ujar peraih medali perunggu BWF World Junior Championships 2014 ini.

Pertemuan tersebut akan menjadi pertemuan kedua antara Anthony dan Sachin. Sebelumnya, Anthony pernah mengalahkan Sachin ada ajang pertandingan beregu campuran BWF World Junior Championships 2014, dengan skor 21-10, 21-9.

Jika menjadi juara grup, Anthony akan berjumpa dengan juara grup E yang kemungkinan besar akan diraih oleh wakil dari Jepang, Kanta Tsuneyama. Sementara itu, para pemain tunggal di Olympic Youth 2014 juga diwajibkan untuk bertanding di nomor ganda campuran dengan pasangan yang berasal dari negara lain.

Anthony mendapat partner asal Slovenia, Katarina Beton. Kiprah kedua pemain ini bisa dibilang cukup baik. Pada hari pertama, Anthony/Katarina menang atas Max Weisskirchen (Jerman) /Rugshaar Ishaak (Suriname), 21-16, 21-8. Sementara pertandingan kedua belum dimainkan.

Di sektor tunggal putri, Ruselli Hartawan juga melewati laga penyisihan dengan baik. Ia memetik dua kemenangan, yang pertama atas Joy Lai (Australia), 21-13, 22-20 dan selanjutnya atas Magda Konieczna (Polandia), 21-10, 21-4.

Sama seperti Anthony, Ruselli pun bermain di nomor ganda campuran bersama Daniel Guda (Australia). Daniel/Ruselli menang atas Devins Nestar Mananga Nzoussi (Kongo)/Mia Blichfeldt (Denmark), 21-8, 21-6. Di laga kedua, pasangan gado-gado ini juga menang straight game dari Enrique Penalver (Spanyol) /Chlorie Cadeau (Seychelles) , 21-12, 21-19.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X