Indonesia Kirim 27 Atlet ke Olimpiade Remaja

Kompas.com - 11/08/2014, 15:32 WIB
Ricky Anggawijaya meraih medali emas 100 meter gaya punggung di ajang Asian Youth Games II Nanjing. AYGRicky Anggawijaya meraih medali emas 100 meter gaya punggung di ajang Asian Youth Games II Nanjing.
EditorTjahjo Sasongko
JAKARTA, Kompas.com - Sebanyak 27 atlet putra dan putri muda terbaik Indonesia secara resmi dilepas oleh pihak Kemenpora dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk turun pada Youth Olympic Games (YOG) di Nanjing, Tiongkok, 16-28 Agustus.

Pelepasan atlet dari 10 cabang olahraga itu dilakukan di Kantor KOI Senayan Jakarta, Senin. Dari pihak KOI dihadiri langsung Ketua KOI Rita Subowo dan dari pihak Kemenpora diwakili oleh Deputi IV Djoko Pekik Irianto.

Ketua KOI Rita Subowo mengatakan, jumlah kontingen yang diberangkat ke YOG kedua ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan gelaran pertama empat tahun lalu di Singapura.

"Dulu hanya 12 atlet. Untuk saat ini ada 27 atlet. Ini sebuah peningkatan yang luar biasa. Kami berharap dengan peningkatan jumlah atlet akan berdampak pada peningkatan jumlah medali yang diraih," kata Rita di sela pelepasan atlet.

Pada YOG pertama di Singapura, kontingen Indonesia hanya mendapatkan satu medali perunggu lewat cabang olahraga angkat besi. Dengan kekuatan yang ada saat ini, pihak KOI berharap bisa mendapatkan tambahan medali.

Meski berharap bisa mendapatkan banyak medali, pihak KOI juga mengakui jika persaingan pada kejuaraan empat tahunan khusus atlet dibawah usia 18 tahun akan ketat.

"Satlak Prima bersama dengan pengurus besar cabang olahraga telah menyiapkan atlet dengan baik. Maka kami optimistis atlet yang dikirim mampu memberikan yang terbaik," kata Rita Subowo menambahkan.

Mantan Ketua Umum KONI Pusat itu menjelaskan, ada beberapa cabang olahraga yang diharapkan mampu menyumbangkan medali diantaranya adalah angkat besi dan voli pantai.

Target meraih hasil terbaik juga dicanangkan oleh pihak Kemenpora yang diwakili oleh Deputi IV Djoko Pekik Irianto. Menurut dia, sudah saatnya atlet muda Indonesia mampu bersaing dengan negara lain. Apalagi persiapan telah dilakukan dengan baik.

"Dulu hanya satu medali perunggu. Saat ini kami berharap bisa lebih," katanya di sela pelepasan atlet ke YOG Nanjing, Tiongkok.

Halaman:


Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X