Lin Dan Jadi Tunggal Kedua Tiongkok di Asian Games

Kompas.com - 07/08/2014, 15:56 WIB
Pebulu tangkis Tiogkok, Lin Dan, merayakan kemenangan atas pemain Indonesia, Simon Santoso, pada final Australia Terbuka di Sydney, Minggu (29/6/2014). Lin Dan menang 22-24 21-16 21-7. AFP PHOTO/PETER PARKSPebulu tangkis Tiogkok, Lin Dan, merayakan kemenangan atas pemain Indonesia, Simon Santoso, pada final Australia Terbuka di Sydney, Minggu (29/6/2014). Lin Dan menang 22-24 21-16 21-7.
EditorPipit Puspita Rini
KOMPAS.com — Menerima kekalahan memang bukan perkara mudah. Malaysia masih berduka karena harapan mereka meraup banyak emas di Commonwealth Games dari cabang bulu tangkis tak terwujud. Sementara itu, Tiongkok masih harus berdamai dengan fakta bahwa mereka telah gagal mempertahankan gelar Piala Thomas, Mei lalu.

Tiongkok tak mau mengulang kepedihan yang sama. Karena itu, mereka memasang Lin Dan sebagai tunggal kedua pada nomor beregu putra Asian Games yang akan berlangsung di Incheon, Korea Selatan, 16 September-6 Oktober.

Pelatih Kepala Tiongkok, Li Yongbo, membuat kejutan ketika mengumumkan 10 pemain putra yang akan berangkat ke Incheon, tanpa mengikutkan pemain nomor dua dan tiga mereka, yaitu Wang Zhengming (nomor enam dunia) dan Du Pengyu (delapan dunia).

"Keputusan ini dibuat untuk memastikan bahwa Lin Dan (sembilan dunia) akan bermain sebagai tunggal kedua sekaligus juga untuk memberi kesempatan kepada pemain muda," ujar Li Yongbo yang bertekad membawa Tiongkok meraih emas Asian Games ketiga secara beruntun di nomor beregu putra.

Tian Houwei yang kini berada di peringkat 13 dunia dan pemain 24 tahun, Gao Huan, yang masih berada di urutan ke-53 dunia, mengisi dua posisi tersisa. Enam pemain lainnya adalah Cai Yun, Liu Xiaolong, Qiu Zihan, Fu Haifeng, Zhang Nan, dan Xu Chen.

Lin Dan masih jadi andalan utama Tiongkok meskipun sudah beberapa kali absen dari pertandingan. Setelah meraih emas Olimpiade London 2012, dia pensiun sekitar satu tahun lalu kembali pada Kejuaraan Dunia 2013 di Guangzhou dan langsung juara.

Setelah itu, dia istirahat lagi selama hampir delapan bulan. Dia kembali April lalu dan langsung juara di China Masters dan Kejuaraan Asia. Sayangnya, dia tak bisa membawa Tingkok juara Piala Thomas.

Tiongkok gagal melangkah ke final setelah dikalahkan Jepang, 0-3. Chen Long dan Du Pengyu kalah dari Kenichi Tago dan Kento Momota. Lin Dan yang dipasang sebagai tunggal ketiga atau partai kelima tak punya kesempatan untuk bertanding.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X