Lin Dan Tolak Sistem Poin Baru Bulu Tangkis

Kompas.com - 21/05/2014, 21:06 WIB
Pemain bulu tangkis Tiongkok, Lin Dan, menjalani sesi latihan sebelum gelaran Piala Thomas di Siri Fort Indoor Stadium, New Delhi, India, Rabu (14/5/2014). AFP PHOTO/SAJJAD HUSSAINPemain bulu tangkis Tiongkok, Lin Dan, menjalani sesi latihan sebelum gelaran Piala Thomas di Siri Fort Indoor Stadium, New Delhi, India, Rabu (14/5/2014).
|
EditorPipit Puspita Rini
NEW DELHI, KOMPAS.com — Pemain Tiongkok Lin Dan tidak setuju dengan rencana badan tertinggi bulu tangkis dunia, Badminton World Federation (BWF), untuk mengganti sistem poin pertandingan. Menurut mantan pebulu tangkis nomor satu dunia tersebut, tidak ada yang salah dengan sistem poin yang berlaku saat ini, yaitu tiga gim dengan skor 21.

"Saya tidak setuju. Saya tak sependapat bahwa perubahan seperti itu akan berdampak bagus pada pertandingan," kata Lin Dan kepada wartawan di sela-sela penyelenggaraan Piala Thomas dan Uber di New Delhi, India, Rabu (21/5/2014).

Jumat (16/5/2014), BWF merumuskan tiga pilihan sistem poin baru, yaitu dua gim dengan skor 21 dan gim ketiga dengan skor 11, tiga gim dengan skor 15 (setting pada poin 19), dan lima gim dengan 9 poin (setting dengan keunggulan dua poin, skor penentuan pada 12 sama).

BWF mengusulkan perubahan sistem poin tersebut dengan tujuan membuat pertandingan lebih menarik. Mereka juga mempertimbangkan beberapa kepentingan, termasuk penonton, penyiaran televisi, dan pemain.

BWF meminta masukan dari para pemain seputar rencana tersebut. Paling tidak, satu suara sudah mereka dapatkan dari Lin Dan yang menyatakan tidak setuju.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X