Kompas.com - 13/05/2014, 22:57 WIB
EditorTjahjo Sasongko

JAKARTA, Kompas.com -- Fitriani, pemain PB Exist tampil gemilang pada laga pertama Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Jakarta Open 2014 yang berlangsung di GOR Asia Afrika Jakarta Pusat pada Selasa (13/5/2014) setelah mengalahkan pemain unggulan empat Tike Aida Ningrum dengan skor telak dua gim langsung 21-4, 21-17.

Sejak dimulainya babak pertama, Fitriani langsung bermain "ngotot" dan apik. Smes-smes keras yang ia loncarkan kepada lawannya Tike, beberapa kali tak sanggup dikembalikan dengan sempurna oleh Tike.

“Mungkin di babak pertama lawan belum panas dan langsung saya manfaatkan dengan terus meninggalkan poin dan saya berusaha untuk tidak memberikan kesempatan bagi lawan.”

Pada babak kedua besok, Fitriani akan melawan Rena Asela dari Djarum Kudus yang sebelumnya mengalahkan Monika Sandia dari Focus BC.

Pada pertandingan lain, pemain muda yang baru bermukim di Pelatnas PBSI Gregoria Mariska juga mengikuti jejak Fitriani melaju ke babak kedua setelah mengalahkan seniornya di klub asalnya dari PB Mutiara yakni Putri Sekartaji dengan rubber game 19-21, 21-8, 21-14. Pada babak kedua besok, Gregoria akan melawan pemain unggulan lima Ganis Nurrahmandani Pertamina.

Ketua PP PBSI DKI Jakarta Icuk Sugiarto angkat bicara perihal banyaknya pemain yang terdaftar di Djarum Sirnas Jakarta kali ini melakukan WO. Mantan pemain terbaik yang dimiliki Indonesia pada eranya tersebut mengungkapkan bahwa hal itu bukan dikarenakan buruknya Panitia Pelaksana Djarum Sirnas Jakarta 2014.

“Mengenai banyaknya yang melakukan WO di Djarum Sirnas Jakarta kali ini, bukan dikarenakan buruknya pihak panitia pelaksana. Banyaknya pemain yang melakukan WO sejak babak awal dikarenakan memang mengalami cedera ataupun dengan alasan lain. Yang pasti saya tegaskan jika hal tersebut tidak ada hubungannya dengan pihak panitia pelaksana turnamen,” tegasnya.

Ayah kandung dari Tomy Sugiarto yang merupakan pemain tunggal putra terbaik yang dimiliki Indonesia sekarang ini menganggap bahwa generasi muda pebulu tangkis Indonesia khususnya yang mengikuti Djarum Sirnas Jakarta ini banyak yang mempunyai potensi untuk menjadi pemain andal pada masa depan. “Banyak peserta muda yang berbakat dan berpotensi yang saya lihat di Djarum Sirnas Jakarta kali ini yang bisa menjadi andalan Indonesia di masa depan,” tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.