Kompas.com - 30/04/2014, 13:03 WIB
|
EditorTjahjo Sasongko

LOS ANGELES, KOMPAS.com — NBA mendesak para pemilik saham klub Los Angeles Clippers untuk menekan Donald Sterling melepas kepemilikannya atas klub.

NBA akhirnya menjatuhkan hukuman larangan seumur hidup dan denda 2,5 juta dollar AS kepada jutawan pemilik klub Los Angeles Clippers, Donald Sterling, atas komentarnya yang bernada rasial.

Komisioner NBA Adam Silver mengumumkan hukuman tersebut bahkan mengimbau para anggota pemilik klub Clippers lainnya supaya mendesak Sterling untuk melepas kepemilikannya atas Clippers.

Keputusan yang keras dari Silver ini cukup mengejutkan, mengingat ia baru sekitar tiga bulan menggantikan pejabat komisioner yang lama, David Stern, yang telah bertugas selama 30 tahun.

"Apa yang dilakukan Tuan Sterling sangat melukai," kata Silver dalam konferensi pers di New York. "Apalagi ini datang dari seorang pemilik klub."

Silver bahkan mendesak pemilik Clippers lainnya untuk mendesak Sterling menjual sahamnya. Dibutuhkan tiga perempat suara untuk memaksa Sterling melakukan hal tersebut. Namun, pemilik berusia 80 tahun tersebut memiliki peluang untuk melawan secara hukum. "Saya berharap dukungan dari para pemilik lainnya untuk menggeser dia (Sterling)," kata Silver.

Dengan keputusan ini, Sterling dilarang hadir dalam setiap kegiatan NBA, termasuk pertandingan. Ia juga dilarang datang ke fasilitas klub Clippers dan melakukan kesepakatan dengan pihak lain atas nama klub.

Pelatih Clippers, Doc Rivers, berharap para pemainnya tidak terpengaruh kasus ini dalam menghadapi pertandingan play-off menghadapi Golden State Warriors. "Tiga atau empat hari ini merupakan masa yang sulit buat semuanya, apa pun ras Anda," kata Rivers.

"Apakah ini semua sudah berakhir? Saya rasa tidak," lanjut Rivers. "Tetapi, ini merupakan awal dari proses penyembuhan yang memang kami butuhkan."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan Deschamps soal Jules Kounde Pakai Kalung Saat Perancis Vs Polandia

Penjelasan Deschamps soal Jules Kounde Pakai Kalung Saat Perancis Vs Polandia

Internasional
Menpora Zainudin Amali Memuji Perkembangan Wushu di Indonesia

Menpora Zainudin Amali Memuji Perkembangan Wushu di Indonesia

Sports
Suporter Inggris Teriak 'Bebaskan Palestina' Saat Diwawancarai TV Israel, Reporter Kaget

Suporter Inggris Teriak "Bebaskan Palestina" Saat Diwawancarai TV Israel, Reporter Kaget

Internasional
Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2022: Belanda Vs Argentina, Inggris Vs Perancis

Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2022: Belanda Vs Argentina, Inggris Vs Perancis

Internasional
Wenger soal Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2022: Fokus pada Kompetisi, Bukan Politik

Wenger soal Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2022: Fokus pada Kompetisi, Bukan Politik

Internasional
Brasil Vs Korea Selatan, Neymar Si Buah Ceri Tim Samba

Brasil Vs Korea Selatan, Neymar Si Buah Ceri Tim Samba

Internasional
'Kerajaan' Cristiano Ronaldo Bisa Hasilkan  Rp 3.25 Triliun

"Kerajaan" Cristiano Ronaldo Bisa Hasilkan Rp 3.25 Triliun

Sports
Jadwal Padat Persib Bandung dalam Lanjutan Liga 1 2022-2023

Jadwal Padat Persib Bandung dalam Lanjutan Liga 1 2022-2023

Liga Indonesia
Jadwal Liga 1 Hari Ini: 3 Laga Awali Kelanjutan Kompetisi

Jadwal Liga 1 Hari Ini: 3 Laga Awali Kelanjutan Kompetisi

Liga Indonesia
PSM Vs Persikabo 1973 - Bernardo Tavares Waspadai Sang Penjegal Raksasa

PSM Vs Persikabo 1973 - Bernardo Tavares Waspadai Sang Penjegal Raksasa

Liga Indonesia
Piala Dunia 2022: Target Besar Merasuki Pikiran Mbappe, Bola Emas Tak Penting

Piala Dunia 2022: Target Besar Merasuki Pikiran Mbappe, Bola Emas Tak Penting

Internasional
Piala Dunia 2022: Fans Portugal Ingin Cristiano Ronaldo Jadi Cadangan

Piala Dunia 2022: Fans Portugal Ingin Cristiano Ronaldo Jadi Cadangan

Internasional
Brasil Vs Korea Selatan, Tim Samba Tak Akan Lengah walau Jadi Favorit

Brasil Vs Korea Selatan, Tim Samba Tak Akan Lengah walau Jadi Favorit

Internasional
Perancis Vs Polandia: Cetak 2 Gol, Mbappe Terobsesi Piala Dunia

Perancis Vs Polandia: Cetak 2 Gol, Mbappe Terobsesi Piala Dunia

Internasional
Piala Dunia 2022, ke Mana Giroud Saat Perancis Berpesta di Ruang Ganti?

Piala Dunia 2022, ke Mana Giroud Saat Perancis Berpesta di Ruang Ganti?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.