Kompas.com - 19/04/2014, 00:09 WIB
EditorPipit Puspita Rini
ALOR STAR, KOMPAS.com - Lima medali dibawa pulang tim bulu tangkis yunior Indonesia dari ajang BWF World Junior Championships 2014 di Alor Star, Malaysia. Tiga medali perak datang dari nomor beregu campuran, ganda campuran Muhammad Rian Ardianto/Rosyita Eka Putri Sari di nomor perseorangan, dan ganda putri Rosyita Eka Putri Sari/Apriani Rahayu.

Sementara dua medali perunggu didapat dari Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra) dan Clinton Hendrik Kudamassa/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra).

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, hasil ini lebih baik. Tahun lalu di Bangkok, Indonesia meraih tiga medali yakni dua medali perak dari Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin (ganda campuran) dan nomor beregu campuran. Satu medali perunggu dipersembahkan oleh Ihsan Maulana Mustofa (tunggal putra).

"Penampilan anak-anak sudah maksimal, tapi kami harus mengakui kalau lawan dari Tiongkok memang tampil lebih baik. Lawan juga lebih unggul dari segi pengalaman dan jam terbang," kata Maria Fransisca, manajer tim Indonesia.

"Dengan materi pemain yang ada, kami memang melebihi target, khususnya di beregu. Raihan medali juga lebih banyak dari tahun lalu, tapi tetap saja target medali emas belum terpenuhi. Kami sudah berusaha dan hasilnya seperti ini. Kami tetap mengucap syukur," ujarnya.

"Sebagai bahan evaluasi, mungkin selanjutnya persiapan pemain harus lebih lama. Dengan waktu persiapan yang lebih panjang, siapa tahu hasilnya bisa lebih baik," tambah Maria.

Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan juga menyatakan apresiasinya atas raihan tim yunior Indonesia di ajang BWF World Junior Championships 2014.

"Selamat kepada Rian/Rosyita dan Rosyita/Apriani yang meraih medali perak di ajang BWF World Junior Championships 2014. Rosyita bisa melaju ke babak final di dua nomor. Walaupun belum bisa meraih gelar, jangan pernah putus asa. Jalan kalian masih panjang. Mari latihan lebih keras lagi untuk prestasi yang lebih baik di turnamen selanjutnya," kata Gita kepada Badmintonindonesia.org.

Gita berharap tim yunior dapat memetik hasil lebih baik di ajang Olympic Youth 2014 yang bakal digelar pada Agustus mendatang serta WJC 2015. "PBSI juga akan segera melakukan evaluasi pasca WJC 2014 dan mempersiapkan pemain-pemain muda bertalenta untuk dibina jelang WJC 2015," pungkas Gita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber PBSI
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.