Kompas.com - 27/03/2014, 15:00 WIB
Pemain tunggal Djarum Kudus Simon Santoso mengembalikan kok ke arah Thomi Azizan Mahbub dari Musica Flypower Champion pada babak penyisihan Djarum Superliga Badminton, Jumat (7/2/2014). Simon menang 21-10, 21-7. PBSIPemain tunggal Djarum Kudus Simon Santoso mengembalikan kok ke arah Thomi Azizan Mahbub dari Musica Flypower Champion pada babak penyisihan Djarum Superliga Badminton, Jumat (7/2/2014). Simon menang 21-10, 21-7.
EditorTjahjo Sasongko

JOHOR, Kompas.com - Mantan pebulu tangkis nasional, Simon Santoso berharap dapat naik podium juara dalam ajang Malaysia Terbuka Grand Prix Gold 2014. 


Simon yang kini kembali ke  klub Tangkas Specs ini terakhir kali naik podium juara di turnamen perseorangan pada ajang Yonex-Sunrise Indonesia Terbuka Grand Prix Gold 2013 di Yogyakarta.

Simon mengawali kiprah di turnamen ini dengan baik. Dia melaju ke babak 16 besar usai menaklukkan Aditya Prakash (India), 21-7, 21-10. Pertandingan sepenuhnya dikuasai Simon, dari segi jam terbang maupun teknik permainan. Simon jauh lebih unggul dari lawannya tersebut.

“Ini adalah pertemuan pertama kami, jadi saya belum tahu permainan lawan seperti apa. Awalnya sempat kaget juga sih, permainan depan dan penempatan bola lawan cukup bagus. Di gim kedua sempat mepet juga poinnya, tetapi saya coba unggul di kecepatan dan jaga permainan depan,” ujar Simon kepada Badmintonindonesia.org.

“Mengenai target, saya pribadi sih maunya juara lagi,” tutur Simon ketika ditanya soal targetnya di turnamen berhadiah total 120 ribu dollar AS ini.

Menang mudah di babak kedua, Simon diperkirakan akan mendapat perlawanan sengit di babak 16 besar. Simon akan berhadapan dengan Xue Song, unggulan kelima dari China.

“Saya pernah bertemu Xue di Vietnam Terbuka Grand Prix 2014. Waktu itu saya menang rubber game. Xue adalah pemain yang cukup bagus, saya harus lebih sabar menghadapi dia, serangan belakangnya cukup bagus, harus saya antisipasi dari awal,” ungkap Simon.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Lawan merupakan pemain muda dan mungkin lebih unggul dari segi stamina. Saya akan berusaha membawa lawan ke pola permainan saya, jangan sampai saya ikut ke permainan lawan,” tambah Simon.

Sementara itu, Siswanto gagal melaju ke babak selanjutnya setelah dikalahkan oleh juara Asia Junior Championships 2013 asal Malaysia, Soo Teck Zhi, 11-21, 15-21. Masih ada tiga wakil tunggal putra yang akan bertanding yaitu Wisnu Yuli Prasetyo melawan Nathaniel Ernestan Sulistyo, serta Kho Henrikho Wibowo melawan Zi Liang Derek Wong (Singapura). (/*



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.