Marquez Nantikan Duel Berikutnya dengan Rossi

Kompas.com - 24/03/2014, 06:52 WIB
Pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez, menyentuh garis finis di depan pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, pada GP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (23/3/2014). MOTOGP.COMPebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez, menyentuh garis finis di depan pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, pada GP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (23/3/2014).
EditorPipit Puspita Rini
DOHA, KOMPAS.com - Pebalap Repsol Honda Marc Marquez berharap akan banyak melakukan duel ketat dengan Valentino Rossi pada musim 2014. Dua pebalap ini bersaing ketat hingga lap terakhir GP Qatar, Minggu (23/3/2014) malam waktu setempat (Senin dini hari WIB).

Marquez akhirnya memenangi duel tersebut dan meraih gelar pertamanya tahun ini. Marquez bahkan sudah menantikan seri kedua yang akan berlangsung di Austin, Texas, tiga pekan di depan. Tahun lalu di Austin, Marquez meraih kemenangan perdana di kelas permier.

"Tadi merupakan balapan yang bagus untuk ditonton. Raihan 25 poin sangat penting bagi saya setelah kehilangan beberapa sesi uji coba pramusim karena cedera," kata Marquez. "Ini akhir pekan yang tidak biasa karena banyak pebalap di depan (yang biasanya tidak di sana). Kita akan lihat pada balapan berikutnya apakah ini normal, saya harap demikian."

"Saya sangat menikmati duel pada putaran terakhir dengan Valentino. Tahun lalu, kami bertarung pada lap terakhir dan dia yang menang (finis kedua) dan tahun ini adalah pertarungan lain yang luar biasa. Saya berharap kami akan bisa bertarung lagi pada balapan-balapan berikutnya," tambah pebalap 21 tahun tersebut.

Sekitar enam pekan lalu, Marquez mendapat cedera kaki kanan karena kecelakaan saat berlatih di dirt track. Dia tidak bisa mengikuti sesi uji coba di Sepang (Malaysia) dan Phillip Island (Australia).

Juara dunia kelas premier termuda sepanjang sejarah ini tak sempat berlatih jelang GP Qatar. Dia tetap bisa tampil baik, meski sempat kesulitan pada awal-awal sesi latihan bebas (Jumat dan Sabtu).

"Kondisi kaki saya adalah pertanyaan kedua saat balapan. Kaki sebenarnya bukanlah masalah terbesar, tetapi tangan kanan saya. Karena tidak punya banyak tenaga pada kaki kanan, saya memaksakan tenaga dari tangan kanan dan saya sangat lelah setelah lima atau enam putaran," jelas Marquez.

Balapan malam tersebut diwarnai jatuhnya beberapa pebalap yakni Jorge Lorenzo, Andrea Iannone, Stefan Bradl, Bradley Smith, dan Alvaro Bautista.

"Sulit untuk membalap dengan percaya diri saat kamu melihat beberapa pebalap mengalami kecelakaan. Saya mendapat keuntungan karena memakai ban belakang keras. Saya memilih ban keras pada saat-saat terakhir dan tim teknik saya melihat saya dengan sedikit aneh. Namun, saat pemanasan saya merasa nyaman dan kami memutuskan untuk melihat apa yang akan terjadi," papar pebalap Spanyol tersebut.

Baca tentang


Sumber crashnet
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demi Terwujudnya Olimpiade Tokyo, Jepang Perkuat Penggunaan Teknologi

Demi Terwujudnya Olimpiade Tokyo, Jepang Perkuat Penggunaan Teknologi

Sports
Kisah Eka Ramdani, Bersinar dan Berakhir di Persib Bandung

Kisah Eka Ramdani, Bersinar dan Berakhir di Persib Bandung

Liga Indonesia
Gregoria Mariska Siap Hadapi Unggulan Pertama di Babak Kedua Thailand Open II

Gregoria Mariska Siap Hadapi Unggulan Pertama di Babak Kedua Thailand Open II

Badminton
Update PUBG Mobile Hadirkan Kekuatan Mistis

Update PUBG Mobile Hadirkan Kekuatan Mistis

Liga Indonesia
Wawancara Eksklusif dengan Direktur Desain Adidas Dave Surace, Menjaga Warisan Adidas Predator

Wawancara Eksklusif dengan Direktur Desain Adidas Dave Surace, Menjaga Warisan Adidas Predator

Sports
Hasil Thailand Open II, Lewat Rubber Game, Adnan/Mychelle Melaju ke Babak Selanjutnya

Hasil Thailand Open II, Lewat Rubber Game, Adnan/Mychelle Melaju ke Babak Selanjutnya

Badminton
Tegas, PSG Tak Akan Memohon Neymar dan Mbappe untuk Bertahan

Tegas, PSG Tak Akan Memohon Neymar dan Mbappe untuk Bertahan

Liga Lain
Cari Pelapis Theo Hernandez, AC Milan Bidik Pemain dari Barcelona

Cari Pelapis Theo Hernandez, AC Milan Bidik Pemain dari Barcelona

Liga Italia
Leverkusen Vs Dortmund, Potensi Laga Banjir Gol di BayArena

Leverkusen Vs Dortmund, Potensi Laga Banjir Gol di BayArena

Bundesliga
Produksi Gol Mampet, Trio Firmansah Bisa Bubar dalam Waktu Dekat

Produksi Gol Mampet, Trio Firmansah Bisa Bubar dalam Waktu Dekat

Liga Inggris
Pelatih Persib Menyarankan Ada Turnamen yang Digelar Sebelum Liga 1 2021 Bergulir

Pelatih Persib Menyarankan Ada Turnamen yang Digelar Sebelum Liga 1 2021 Bergulir

Liga Indonesia
Mario Mandzukic Resmi Berseragam AC Milan, Kenakan Nomor 9

Mario Mandzukic Resmi Berseragam AC Milan, Kenakan Nomor 9

Liga Italia
Dampak Isu Penghentian Kompetisi 2020, Arema FC Bicara Masalah Sponsor

Dampak Isu Penghentian Kompetisi 2020, Arema FC Bicara Masalah Sponsor

Liga Indonesia
Belum Ada Info Terkini Perpanjangan Kongsi Southampton dengan Perusahaan Judi

Belum Ada Info Terkini Perpanjangan Kongsi Southampton dengan Perusahaan Judi

Sports
Cedera Otot Tak Patahkan Semangat Leo/Daniel Bungkam Andalan Denmark

Cedera Otot Tak Patahkan Semangat Leo/Daniel Bungkam Andalan Denmark

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X