Kompas.com - 12/02/2014, 10:10 WIB
Pebalap Ducati asal Italia Andrea Dovizioso (tengah, hitam) bediskusi dengan kru timnya pada hari ketiga sesi uji coba MotoGP 2014 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Kamis (6/2/2014). MOTOGP.COMPebalap Ducati asal Italia Andrea Dovizioso (tengah, hitam) bediskusi dengan kru timnya pada hari ketiga sesi uji coba MotoGP 2014 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Kamis (6/2/2014).
EditorPipit Puspita Rini
KOMPAS.com - Salah satu topik menarik yang muncul pada uji coba pramusim MotoGP 2014 di Sepang, Malaysia, pekan lalu, adalah rencana Ducati untuk pindah ke kelas open dari pabrikan.

"Kami datang dengan GP13 dan GP14, yang merupakan motor pabrikan. Kami juga ada Yonny Hernadez yang mencoba motor kelas open. Ini yang kami lakukan dan semua masih rencana," jelas Paolo Ciabatti, MotoGP Porject Director Ducati.

Klasifikasi open diberlakukan mulai musim ini di MotoGP untuk motor yang menggunakan paket lengkap ECU (software dan hardware dari Dorna produksi Magenti Marelli). Kelas ini menggantikan CRT (Claiming Rule Team)

Motor open bisa memakai 24 liter bahan bakar atau empat lebih banyak dari motor di kelompok pabrikan. Tim di kelompok open bisa memiliki hingga 12 mesin dalam satu musim, jauh lebih banyak dari pabrikan yang hanya lima.

Lebih jauh, tim open bisa melakukan pengembangan motor sepanjang musim berjalan, sementara pabrikan tidak boleh melakukannya sama sekali. Fakta ini yang membuat Ducati tertarik.

"Jelas bahwa pilihan pindah ke kelas open memang menarik. Kami melihat bagaimana Aleix Espargaro sangat cepat dengan FTR Yamaha (NGM Mobile Forward Racing). Jadi, kelas open jelas sesuatu yang harus dipertimbangkan. Tetapi untuk saat ini kami belum membuat keputusan apapun," tambah Ciabatti.

"Kami akan mengevaluasi semua informasi. Ini bukan karena saya tidak ingin menjawab, tapi ada hal lain yang jadi tujuan utama, ini adalah motor baru. Beberapa hal memang masih seperti tahun lalu, tetapi ini adalah kali pertama pebalap kami menggunakan GP14."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami mengumpulkan beberapa hasil positif. Kami masih punya beberapa area di mana masih harus sangat berkembang. Tetapi dengan Dovi (Andrea Dovizioso) kami delapan per sepuluh detik lebih lambat dari catatan waktu terbaik dan saya rasa ini positif."

"Kami akan melakukan evaluasi. Sudah pasti kami juga mengumpulkan informasi dari Yonny Hernandez. Kami akan memikirkannya dan membuat keputusan dalam beberapa pekan ke depan."

Musim ini ada empat motor Ducati di persaingan MotoGP. Dovizioso didampingi Cal Crutchlow yang baru pindah dari Yamaha Tehc3, akan membawa bendera Ducati Team. Sementara Pramac Racing diwakili Andrea Iannone dan Hernandez.



Sumber motogp
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Badminton
Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Sports
Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Sports
Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Sports
Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Sports
Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Internasional
Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Sports
Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sports
Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Sports
Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Badminton
Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Sports
BREAKING NEWS, Eko Yuli Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020!

BREAKING NEWS, Eko Yuli Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020!

Sports
Melihat Progres Jakarta International Stadium, Stadion Masa Depan Persija

Melihat Progres Jakarta International Stadium, Stadion Masa Depan Persija

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X