Kompas.com - 09/02/2014, 18:57 WIB
Febrian Irvannaldy badmintonindonesiaFebrian Irvannaldy
EditorTjahjo Sasongko
SURABAYA, Kompas.com - Tim Hi-Qua Wima Surabaya dengan muatan lokal, tidak menyangka bisa meraih posisi ketiga beregu putra di ajang Djarum Superliga Badminton 2014.

Tim yang baru pertama kali ambil bagian di ajang superliga ini sepenuhnya berkekuatan pemain-pemain Indonesia. Hadiah sebesar Rp 150 juta diboyong tim Hi-Qua Wima Surabaya usai menekuk tim Unisys Japan dengan skor 3-2.\

“Tim yang awalnya jadi penggembira, bisa jadi juara tiga. Kami bangga dengan para pemain karena tawaran untuk main baru dua minggu yang lalu, jadi persiapannya singkat. Namun dari awal kami yakinlah bisa bersaing,” kata Ferry Stewart, manajer tim Hi-Qua Wima Surabaya.

“Kami tidak diunggulkan di pol A, ada Jaya Raya Jakarta dan Taiwan Cooperative Bank. Tapi mengalahkan Taiwan Cooperative Bank di hari pertama menambah motivasi buat kami dan itu berlanjut hingga bisa mencapai prestasi tertinggi di Djarum Superliga Badminton 2014,” ujarnya.

Arief Gifar Ramadhan yang turun di partai pertama, gagal membuka jalan bagi timnya. Pemain pinjaman dari Djarum Kudus ini mesti mengakui keunggulan Kazumasa Sakai, 9-21, 14-21.

Cukup mengejutkan juga bahwa Takuma Ueda yang merupakan tunggal andalan Unisys Japan tidak diturunkan.

Di nomor ganda putra, pasangan nomor tiga dunia, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa juga tak dipasangkan. Hayakawa diduetkan dengan Kenta Kazuno, sementara ganda kedua yang diturunkan adalah Takuto Inoue/Yuki Kaneko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Poin penentuan berhasil diamankan oleh pasangan ganda putra Ade Yusuf Santoso/Selavus Geh lewat pertarungan sengit dengan skor tipis 21-18, 22-24.

Berikut hasil pertandingan perebutan posisi ketiga beregu putra Djarum Superliga Badminton 2014:
Hi-Qua Wima Surabaya vs Unisys Japan (3-2)
Arief Gifar Ramadhan vs Kazumasa Sakai 9-21, 14-21
Fauzi Adnan vs Takuto Inoue 21-8, 21-15
Ronald Alexander/Rizky Hidayat Ismail vs Kenichi Hayakawa/Kenta Kazuno 16-21, 17-21
Febriyan Irvannaldy vs Yusuke Onodera 21-18, 21-19
Ade Yusuf Santoso/Selvanus Geh vs Takuto Inoue/Yuki Kaneko 21-18, 24-22Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber PBSI
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Line Up Indonesia Vs China di Final Piala Thomas 2020, Kejutan Duet Kevin/Daniel

Line Up Indonesia Vs China di Final Piala Thomas 2020, Kejutan Duet Kevin/Daniel

Badminton
Link Live Streaming PSM Vs Bali United, Kick-off 15.15 WIB

Link Live Streaming PSM Vs Bali United, Kick-off 15.15 WIB

Liga Indonesia
Kericuhan Bhayangkara FC dan Persib Bandung Berakhir dengan Damai

Kericuhan Bhayangkara FC dan Persib Bandung Berakhir dengan Damai

Liga Indonesia
Sah Jadi Pelatih Baru, Joko Susilo Bergerak Kembalikan AHHA PS Pati ke Jalur Juara

Sah Jadi Pelatih Baru, Joko Susilo Bergerak Kembalikan AHHA PS Pati ke Jalur Juara

Liga Indonesia
PON XX 2021 Lancar, Apresiasi untuk Menpora dan Papua

PON XX 2021 Lancar, Apresiasi untuk Menpora dan Papua

Sports
4 Hal Menarik Jelang Final Piala Thomas Indonesia Vs China

4 Hal Menarik Jelang Final Piala Thomas Indonesia Vs China

Sports
Dampak Ekshibisi E-sports Usai Perhelatan PON XX Papua 2021

Dampak Ekshibisi E-sports Usai Perhelatan PON XX Papua 2021

Sports
Pandemi Mereda, Daud Yordan Ingin Bertarung Sesering Mungkin

Pandemi Mereda, Daud Yordan Ingin Bertarung Sesering Mungkin

Sports
Perjalanan Indonesia ke Final Piala Thomas 2020: Lewati Grup Neraka, Libas Malaysia, Permalukan Denmark

Perjalanan Indonesia ke Final Piala Thomas 2020: Lewati Grup Neraka, Libas Malaysia, Permalukan Denmark

Badminton
Persija Vs Arema, Manahan Jadi 2 Sisi Koin bagi Macan dan Singo Edan

Persija Vs Arema, Manahan Jadi 2 Sisi Koin bagi Macan dan Singo Edan

Liga Indonesia
Link Live Streaming Final Piala Thomas Indonesia Vs China, Mulai 18.00 WIB

Link Live Streaming Final Piala Thomas Indonesia Vs China, Mulai 18.00 WIB

Badminton
Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs China di Final Piala Thomas 2020

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs China di Final Piala Thomas 2020

Badminton
Paul Munster Ungkap Momen Kunci Laga Bhayangkara FC Vs Persib

Paul Munster Ungkap Momen Kunci Laga Bhayangkara FC Vs Persib

Liga Indonesia
Piala Thomas 2020, Arti Penting Kemenangan atas Denmark bagi Fajar/Rian

Piala Thomas 2020, Arti Penting Kemenangan atas Denmark bagi Fajar/Rian

Badminton
Indonesia Menuju Final Piala Thomas, Cara Unik Coach Herry IP Sebut Pemain Lawan

Indonesia Menuju Final Piala Thomas, Cara Unik Coach Herry IP Sebut Pemain Lawan

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.