Kompas.com - 22/01/2014, 12:53 WIB
EditorPipit Puspita Rini
MELBOURNE, KOMPAS.com — Juara tunggal putra dan putri Australian Open 2013, Novak Djokovic dan Victoria Azarenka, dipastikan gagal mempertahankan gelarnya tahun ini. Mereka bahkan tak mampu melewati babak perempat final.

Djokovic tersingkir setelah kalah dalam pertarungan lima set melawan Stanislas Wawrinka (Swiss), 6-2, 4-6, 2-6, 6-3, 7-9, Selasa (21/1/2014). Ini adalah kekalahan ketiga petenis Serbia tersebut dalam 18 pertemuan dengan Wawrinka.

"Dalam 15 bulan terakhir, dia mendapatkan hasil yang baik. Dia menang melawan pemain-pemain papan atas di turnamen-turnamen besar. Dia menang atas (Andy) Murray di US Open tahun lalu," kata Djokovic tentang Wawrinka.

"Jadi dia tahu bagaimana bertanding di turnamen-turnamen besar. Kamu bisa tahu itu dari cara dia bermain. Saat dia bermain seperti itu, yang bisa saya katakan hanyalah selamat."

Djokovic adalah pemegang empat gelar Australian Open. Tiga di antaranya dicatat secara beruntun dari 2011-2013.

Wawrinka akan bertemu Tomas Berdych untuk memperebutkan tempat di final. Bagi kedua pemain, ini adalah semifinal Australian Open pertama mereka.

Semifinal lainnya akan mempertemukan pemenang laga antara Rafael Nadal dan Grigor Dimitrov dengan pemenang antara Roger Federer dan Andy Murray.

Sementara itu, Azarenka dipaksa mengakui kunggulan Agnieszka Radwanska (Polandia) yang dia kalahkan 12 kali dari total 15 pertemuan sebelum laga perempat final ini. Petenis Belarus tersebut kalah 1-6, 7-5, 0-6, Rabu (22/1/2014).

"Dia bermain agresif. Dia melakukan apa pun (untuk menang). Dia memprediksi (arah bola) dengan tepat. Saya bermain sedikit mudah diprediksi," kata Azarenka.

"Pada set kedua saya bisa bangkit. Set ketiga, kalian tahu, gim pertama adalah penting. Saya kehilangan gim ini, seperti mudah saja kehilangannya. Sejak itu, saya tidak bisa bangkit. Ini pertandingan yang berat."

Semifinal tunggal putri akan mempertemukan Radwanska dan Dominika Cibulkova serta Li Na dan Eugenie Bouchard. Dari empat pemain teresbut, Li Na adalah satu-satunya petenis yang pernah lolos ke final Australian Open (2011, 2013) dan satu-satunya yang pernah menjuarai turnamen Grand Slam (French Open 2011).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Top Skor Liga 1: David da Silva Tempel Mesin Gol Madura United

Top Skor Liga 1: David da Silva Tempel Mesin Gol Madura United

Liga Indonesia
PSM Tatap Jadwal Padat di Liga 1 dan AFC Cup: Bernardo Tavares Protes

PSM Tatap Jadwal Padat di Liga 1 dan AFC Cup: Bernardo Tavares Protes

Liga Indonesia
Gaji Luis Milla di Persib: Tak Jauh Beda dengan di Timnas Indonesia

Gaji Luis Milla di Persib: Tak Jauh Beda dengan di Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Madura United Belum Ternoda di Liga 1 2022-2023, tetapi...

Madura United Belum Ternoda di Liga 1 2022-2023, tetapi...

Liga Indonesia
Kejuaraan Dunia 2022, Kento Momota Dibayangi Memori Kelam Olimpiade

Kejuaraan Dunia 2022, Kento Momota Dibayangi Memori Kelam Olimpiade

Badminton
Klasemen MotoGP Jelang GP Austria: Quartararo di Puncak, Bagnaia Tebar Ancaman

Klasemen MotoGP Jelang GP Austria: Quartararo di Puncak, Bagnaia Tebar Ancaman

Motogp
Janji Pemain Persib Begitu Tahu Akan Dilatih Luis Milla

Janji Pemain Persib Begitu Tahu Akan Dilatih Luis Milla

Liga Indonesia
Kejuaraan Dunia 2022, Eks Pemain Malaysia Puji Kekuatan Ganda Putra Indonesia

Kejuaraan Dunia 2022, Eks Pemain Malaysia Puji Kekuatan Ganda Putra Indonesia

Badminton
Jordi Amat Debut bareng JDT, Langsung Main di Liga Champions Asia

Jordi Amat Debut bareng JDT, Langsung Main di Liga Champions Asia

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool, Panggilan Saat MU Mendekam di Dasar Klasemen

Man United Vs Liverpool, Panggilan Saat MU Mendekam di Dasar Klasemen

Liga Inggris
Tegas, Fabio Quartararo Tolak Sprint Race MotoGP

Tegas, Fabio Quartararo Tolak Sprint Race MotoGP

Motogp
Reaksi Thomas Doll Usai Luis Milla Resmi ke Persib Bandung

Reaksi Thomas Doll Usai Luis Milla Resmi ke Persib Bandung

Liga Indonesia
Klasemen Akhir Islamic Solidarity Games 2021: Indonesia Posisi 7, Ada Peningkatan

Klasemen Akhir Islamic Solidarity Games 2021: Indonesia Posisi 7, Ada Peningkatan

Sports
5 Hal Menarik Kedatangan Casemiro ke Man United, Bawa 'Tsunami' Trofi

5 Hal Menarik Kedatangan Casemiro ke Man United, Bawa "Tsunami" Trofi

Liga Inggris
Pembelaan atas Tekel Horor Kei Hirose kepada Pemain Persebaya

Pembelaan atas Tekel Horor Kei Hirose kepada Pemain Persebaya

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.