Sony Mundur, Simon Merangkak dari Kualifikasi

Kompas.com - 13/01/2014, 19:45 WIB
Tunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro mengembalikan kok pada reka senegara, Tommy Sugiarto, pada pertandingan pertama grup B tunggal putra BWF Superseries Finals, di Kuala Lumpur Badminton Stadium, Malaysia, Rabu (11/12/2013). PBSITunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro mengembalikan kok pada reka senegara, Tommy Sugiarto, pada pertandingan pertama grup B tunggal putra BWF Superseries Finals, di Kuala Lumpur Badminton Stadium, Malaysia, Rabu (11/12/2013).
EditorPipit Puspita Rini
BUKIT JALIL, KOMPAS.com - Salah satu tunggal putra andalan Indonesia batal mengikuti Malaysia Open Superseries Premier 2014 di Kuala Lumpur (14-19 Januari). Sony Dwi Kuncoro yang tahun lalu menjadi runner up, mengalami cedera pada engkel kanan dan memutuskan untuk mundur.

Meski batal bertanding, Sony tetap datang ke Kuala Lumpur untuk menjelaskan kondisinya kepada BWF (Badminton World Federation). Sony pun harus menjalani pemeriksaan dokter pertandingan untuk memastikan kondisinya.

Sebagai pemain ranking delapan dunia, Sony wajib mengikuti rangkaian turnamen kelas premier. Berdasarkan peraturan yang dikeluarkan federasi bulutangkis dunia (BWF), semua pemain yang berada di ranking sepuluh besar, wajib untuk hadir.

"Saya batal mengikuti turnamen Malaysia Open tahun ini karena mengalami cedera pada engkel kaki kanan. Saya mengalami cedera saat persiapan ke turnamen ini, sekitar seminggu yang lalu," ujar Sony kepada Badmintonindonesia.org.

"Sebetulnya disayangkan juga, karena otomatis saya jadi kehilangan poin yang cukup besar," tambah ayah dua putri ini.

Dengan mundurnya Sony, berarti Indonesia menyisakan tiga wakil tunggal putra di turnamen berhadiah total 500 ribu dollar AS ini yaitu Tommy Sugiarto, Dionysius Hayom Rumbaka, serta Simon Santoso.

Berbeda dengan Tommy dan Hayom yang langsung berlaga di babak utama, Simon mesti melewati babak kualifikasi. Gao Huan asal China akan menjadi lawan Simon di babak kualifikasi pertama.

"Saya belum pernah bertemu dengan Gao Huan, tetapi sudah tahu permainannya seperti apa. Pokoknya besok main lepas saja," kata Simon yang ditemui di Kuala Lumpur.

Selain Simon, sejumlah pemain-pemain Indonesia juga mesti merangkak dari babak kualifikasi yang akan dimainkan Selasa (14/1/2014) mulai pukul 09.00 waktu Kuala Lumpur.

Berikut daftar pemain Indonesia yang harus bermain dari babak kualifikasi.
Tunggal Putra
Simon Santoso (INA) vs Gao Huan (China)

Tunggal Putri
Adriyanti Firdasari (INA) vs Sannatasah Saniru (MAS)
Milicent Wiranto (INA) Yang Li Lian (MAS)

Ganda Putra
Fran Kurniawan/Bona Septano (2/INA) vs Terry Hee/Zhao Jiang Terry Yeo (SIN)
Hendra Aprida Gunawan/Andrei Adistia (INA) vs Choi Sol Kyu/Kang Ji Wook (KOR)
Alvent Yulianto Chandra/Shintaro Ikeda (INA/JPN) vs Mohd Razif A Latif/M Hafiz Hashim (MAS)
Albert Saputra/Siswanto (INA) vs Jagdish Singh/Wee Long Roni Tan (MAS)

Ganda Putri
Nadya Melati/Dian Fitriani (INA) vs Chin Kah Mun/Ti Wei Chyi (MAS)

Ganda Campuran
Marcus F Gideon/Rizki A Pradipta (2/INA) vs M A Haiqal Nirizwan/Sannatasah Saniru (MAS)
Hendra A Gunawan/Variella Aprilsasi (INA) vs Nipitphon Puangpuapech/Puttita Supajirakul (THA)

Baca tentang


Sumber PBSI
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X