Kompas.com - 31/12/2013, 03:48 WIB
Michael Schumacher saat bermain ski. Gambar diambil pada 15 Januari 2004. VINCENZO PINTO / AFPMichael Schumacher saat bermain ski. Gambar diambil pada 15 Januari 2004.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
GRENOBLE, KOMPAS.com — Juara tujuh kali F1, Michael Schumacher, kini dalam kondisi kritis setelah mengalami kecelakaan saat bermain ski di Alpen, Perancis, Minggu (29/12/2013). Dia jatuh dan kepalanya membentur batu.

Meskipun tak langsung kehilangan kesadaran setelah terjatuh, kondisinya memburuk dengan cepat beberapa menit kemudian setelah tiba di rumah sakit. Schumacher sudah menjalani operasi bedah kepala, tetapi butuh waktu minimal 48 jam untuk menilai kondisinya.

Dokter yang merawat Schumacher di Rumah Sakit Grenoble, Senin (30/12/2013) pagi waktu setempat, mengatakan bahwa saat ini Schumacher sedang berjuang untuk hidup. "Dia dalam kondisi kritis," kata Jean-Francois Payen, kepala unit perawatan intensif, kepada wartawan.

Payen mengatakan, Schumacher sekarang berada pada kondisi koma buatan setelah operasi. Hal tersebut dilakukan untuk membatasi dampak cedera kepala ke otak.

Para dokter yang menangani Schumacher mengatakan, terlalu dini untuk menyimpulkan apakah mantan pebalap tangguh ini akan bisa melewati fase kritisnya.

"Biasanya diperlukan waktu 48 jam atau bahkan lebih lama untuk merumuskan penilaian seberapa parah cederanya," kata ahli saraf Jean-Luc Truelle.

Sesaat setelah kecelakaan, Schumacher dikabarkan dalam kondisi yang tak terancam. Dia disebut sadar, meski terlihat bingung. Namun tak berselang lama, muncul kabar baru bahwa Schumacher koma setelah tiba di rumah sakit, dan langsung dipindahkan dari rumah sakit lokal ke Grenoble.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rumah sakit yang menanganinya pun mengatakan, kondisi Schumacher memburuk dengan cepat dan ia langsung menjalani operasi bedah darurat, Minggu. Payen mengatakan, Schumacher mengalami luka otak yang serius dan menyebar.

Kalau saja Schumacher tak memakai helm saat jatuh, kata Payen, kemungkinan besar nyawanya sudah tak tertolong. "Melihat dampak hebat yang terjadi, helm telah melindunginya. Bila tidak (berhelm), dia tak akan berada di sini."

Stephan Chabardes, profesor yang mengoperasi Schumacher, mengatakan bahwa pebalap itu tiba di rumah sakit pada Minggu malam dalam keadaan gelisah dengan lengan dan kaki menyentak tak terkendali serta tak lagi mampu menjawab pertanyaan. "Kondisinya cepat memburuk dan dia jatuh koma kemudian," ujar dia.

Istri Schumacher, Corinna, dan keluarganya mengucapkan terima kasih kepada para simpatisan, dan terutama para dokter yang sudah mendukung dan membantu Schumacher. "Kami ingin berterima kasih kepada tim medis yang kita tahu melakukan segala kemungkinan untuk membantu Michael," kata Corinna dalam sebuah pernyataan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming PSM Vs Persija, Kick-off Pukul 20.45 WIB

Link Live Streaming PSM Vs Persija, Kick-off Pukul 20.45 WIB

Liga Indonesia
3 Fakta Menarik Duel PSM Makassar Vs Persija Jakarta

3 Fakta Menarik Duel PSM Makassar Vs Persija Jakarta

Liga Indonesia
Piala AFF 2020 - Tekad Witan Sulaeman untuk Bawa Indonesia Juara

Piala AFF 2020 - Tekad Witan Sulaeman untuk Bawa Indonesia Juara

Liga Indonesia
3 Alasan Asia Tenggara Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

3 Alasan Asia Tenggara Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

Sports
Link Live Streaming PSG Vs Club Brugge, Messi dkk Main Pukul 00.45 WIB

Link Live Streaming PSG Vs Club Brugge, Messi dkk Main Pukul 00.45 WIB

Liga Champions
Real Madrid Vs Inter Milan, Si Putih Diminta Tak Ragu 'Jinakkan' Ular Raksasa

Real Madrid Vs Inter Milan, Si Putih Diminta Tak Ragu "Jinakkan" Ular Raksasa

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions, Malam Ini Milan Vs Liverpool

Jadwal Siaran Langsung Liga Champions, Malam Ini Milan Vs Liverpool

Liga Champions
Hasil PSS Vs Persipura 1-1, Gol Sang Mantan Buyarkan Kemenangan Super Elja

Hasil PSS Vs Persipura 1-1, Gol Sang Mantan Buyarkan Kemenangan Super Elja

Liga Indonesia
Prinsip Dasar Teknik Netting dalam Bulu Tangkis

Prinsip Dasar Teknik Netting dalam Bulu Tangkis

Sports
AC Milan Vs Liverpool, Rossoneri Tak Mau Pulang dari Liga Champions

AC Milan Vs Liverpool, Rossoneri Tak Mau Pulang dari Liga Champions

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Kamboja, Duel Perdana Piala AFF

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Kamboja, Duel Perdana Piala AFF

Liga Indonesia
Liverpool, Ajax, dan Bayern Menuju Rekor Sempurna di Liga Champions

Liverpool, Ajax, dan Bayern Menuju Rekor Sempurna di Liga Champions

Liga Champions
Ada Iklan Boneka Seks di Arena Kualifikasi Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Masalah?

Ada Iklan Boneka Seks di Arena Kualifikasi Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Masalah?

Sports
HT PSS Vs Persipura: Mutiara Hitam Buntu, Skor Masih 0-0

HT PSS Vs Persipura: Mutiara Hitam Buntu, Skor Masih 0-0

Liga Indonesia
Prediksi UCL Real Madrid Vs Inter, Pertaruhan Rekor dan Takhta Puncak

Prediksi UCL Real Madrid Vs Inter, Pertaruhan Rekor dan Takhta Puncak

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.