Ricky dan Siman Bertemu Lagi Pasca-SEA Games

Kompas.com - 28/12/2013, 11:08 WIB
Atlet Indonesia, Ricky Anggawijaya (tengah) meraih medali emas 200 meter gaya punggung SEA Games 27 Naypyidaw. Medali perak diraih juara 2-011 asal Indonesia, Gde Siman Sudartawa (kiri) dan perunggu oleh  juara 2009, Zach Ong dari SIngapura (kanan). Albert C. SutantoAtlet Indonesia, Ricky Anggawijaya (tengah) meraih medali emas 200 meter gaya punggung SEA Games 27 Naypyidaw. Medali perak diraih juara 2-011 asal Indonesia, Gde Siman Sudartawa (kiri) dan perunggu oleh juara 2009, Zach Ong dari SIngapura (kanan).
|
EditorTjahjo Sasongko
JAKARTA, KOMPAS.com — Perenang utama Indonesia, Gde Siman Sudartawa, berkesempatan mengambil revans atas kekalahannya pada nomor 200 meter gaya punggung dari yuniornya, Ricky Anggawijaya, di SEA Games XXVII di Naypyidaw, Sabtu (28/12/2013) ini.

Siman akan mewakili perkumpulan renang Millennium Aquatic Jakarta, sementara Ricky datang dengan perkumpulan renang ESG Bandung dalam Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI) Ke-35 di Stadion Renang Gelora Bung Karno, Senayan, 26-29 Desember 2013 ini.

Ricky mematahkan dominasi Siman di nomor 200 meter gaya punggung di kolam renang Wunna Theikdi Aquatic Center, Naypyidaw, pada 12 Desember lalu. Ricky meraih medali emas dengan catatan waktu 2 menit 03,44 detik, sementara Siman yang merupakan juara bertahan kebagian perak dengan 2 menit 04,10 detik.

Namun, kondisi kesiapan kedua atlet ini tentunya berbeda dengan saat mereka tampil pada SEA Games. Di KRAPSI Ke-35 ini, baik Siman maupun Ricky turun di banyak nomor dengan tugas mengumpulkan poin sebanyak mungkin buat perkumpulan renang mereka. Siman bahkan dipersiapkan turun di semua nomor perlombaan (17 nomor). Namun, ia kemudian mundur di beberapa nomor.

Siman yang meraih medali emas nomor 100 meter gaya punggung di SEA Games telah mengalahkan Ricky di nomor tersebut saat hari pertama KRAPSI, Kamis (26/12/2013).

Hingga hari kedua pelaksanaan KRAPSI Ke-35, terjadi beberapa pemecahan rekor, baik rekor KRAPSI, maupun rekor kelompok umur nasional hingga rekor nasional. Pemecahan rekor nasional terjadi pada hari pertama, Kamis (26/12/2013), ketika perenang nasional Triady Fauzi Sidiq berhasil mempertajam rekornas nomor 200 meter gaya ganti perorangan putra yang sebelumnya dipegang oleh Albert C Sutanto dan telah bertahan sepuluh tahun. Aji mencatat 2 menit 05,56 detik.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X