Sony Mundur dari Superseries Finals karena Cedera

Kompas.com - 13/12/2013, 19:15 WIB
Tunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro mengembalikan kok pada sesama pebulu tangkis nasional, Tommy Sugiarto, pada pertandingan grup B tunggal putra BWF Superseries Finals 2013, Rabu (11/12/2013) PBSITunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro mengembalikan kok pada sesama pebulu tangkis nasional, Tommy Sugiarto, pada pertandingan grup B tunggal putra BWF Superseries Finals 2013, Rabu (11/12/2013)
Penulis Norma Gesita
|
EditorPipit Puspita Rini
KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Sony Dwi Kuncoro harus melepas mimpi untuk melanjutkan kiprah di BWF Superseries Finals. Sony mundur dari turnamen yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, 11-15 Desember ini, karena cederanya kambuh.

Hari ini, Jumat (13/12/2013) Sony dijadwalkan menjalani laga ketiga atau terakhir Grup B, menghadapi pemain tertua di turnamen ini, Hu Yun dari Hongkong. Tetapi, Sony tak hadir di lapangan karena cedera.

"Sony sebetulnya masih baik-baik saja setelah bertanding kemarin. Cederanya kambuh saat ia turun dari bus, jadi Sony mundur dari turnamen ini," ujar manajer tim Indonesia, Aryono Miranat.

Sony mundur dengan posisi mengantongi satu kemenangan dan satu kekalahan. Pada hari pertama, dia menang atas Tommy Sugiarto, lalu pada hari berikutnya kalah dari Kenichi Tago. Hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar dari atlet binaan PB Jaya Raya Suryanaga tersebut.

Dengan mundurnya Sony, otomatis dua atlet lainnya, Tommy dan Tago akan sama-sama lolos ke semifinal, terlepas siapa pun yang menang pada pertandingan nanti malam.

Baca tentang


Sumber PBSI
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X