Kompas.com - 04/12/2013, 15:01 WIB
Pebiliar DKI Jakarta, Angeline M Ticoalu, mengamati bola saat berlaga melawan pebiliar Jawa Tengah, Amanda Rahayu, di partai final nomor bola 8 cabang bilyar Pekan Olahraga Nasional XVIII di Kompleks Bandar Seni Raja Ali Haji, Pekanbaru, Riau, Rabu (12/9/2012). Angeline M Ticoalu meraih medali emas setelah menang 6-5. KOMPAS/YUNIADHI AGUNG Pebiliar DKI Jakarta, Angeline M Ticoalu, mengamati bola saat berlaga melawan pebiliar Jawa Tengah, Amanda Rahayu, di partai final nomor bola 8 cabang bilyar Pekan Olahraga Nasional XVIII di Kompleks Bandar Seni Raja Ali Haji, Pekanbaru, Riau, Rabu (12/9/2012). Angeline M Ticoalu meraih medali emas setelah menang 6-5.
EditorPipit Puspita Rini
JAKARTA, KOMPAS.com - Kegagalan meraih medali emas dalam SEA Games Laos 2009 menjadi pelajaran berharga bagi tim biliar Indonesia. Ricky Yang dan kawan-kawan meraih sekeping emas di Jakarta/Palembang 2011. Kini, di Myanmar, para pebiliar ”Merah Putih” mesti bekerja keras merebut tiga emas.

Ancaman bagi Indonesia tak hanya datang dari Filipina, yang selama ini merajai divisi pool (nomor bola 8, bola 9, dan bola 10). Kemampuan pebiliar Vietnam dalam divisi carom maju pesat, sedangkan divisi snooker pelan-pelan mulai dikuasai Thailand.

Para pebiliar dari kedua negara bertetangga itu mampu bersaing dengan jago-jago bola sodok dari Asia, seperti Korea Selatan dan Jepang. Sebagai negara jajahan Perancis, Vietnam mendapat warisan permainan biliar jenis carom. Nomor itu terus berkembang dan digemari masyarakat Vietnam.

”Hampir semua arena bermain biliar di Vietnam menyediakan meja untuk nomor carom. Tak heran banyak pebiliar Vietnam yang menguasai nomor itu,” ujar pelatih tim biliar Indonesia, Robby Suarly.

Hingga awal tahun 1970, carom juga berkembang pesat di Indonesia sebagai bagian dari peninggalan penjajah Belanda. Namun, masuknya meja untuk nomor pool pada pertengahan 1970-an perlahan-lahan menggusur popularitas carom yang dimainkan di atas meja tanpa lubang. ”Sejak itu, pool lebih digemari dan berkembang pesat di Tanah Air karena tidak semonoton carom,” kata Robby.

Dari 12 pebiliar yang diturunkan di Myanmar, Rudy Hasan menjadi satu-satunya atlet divisi carom. Ia akan tampil di nomor 1 ban (pebiliar wajib memantulkan bola putih minimal satu kali sebelum mengenai sasaran) bersama jago-jago biliar Vietnam, seperti Duong AV Duong dan Pham Huai Nam.

Kendati peluangnya kecil, bukan berarti Rudy mustahil dapat emas. Ia meraih emas nomor 1 ban dalam ajang pra-SEA Games di Myanmar, 29-30 September, meski kejuaraan itu tak diikuti atlet Vietnam. Namun, paling tidak, keberhasilan itu meningkatkan rasa percaya diri Rudy jelang SEA Games perdananya.

Emas ”pool”

Jika peluang mencuri emas carom cukup tipis, tak demikian pada divisi pool. Indonesia memiliki sejumlah pebiliar pool kelas dunia, seperti Ricky Yang, Irsal Nasution, dan si jelita Angeline Magdalena Ticoalu.

Ricky diharapkan mampu mempertahankan emas bola 9 yang diraihnya dua tahun lalu. Di atas kertas, kemampuan Ricky masih setingkat lebih tinggi dibandingkan lawan-lawannya di Asia Tenggara. ”Ancaman terbesar justru datang dari rekannya sendiri, seperti Irsal dan Muhammad Zulfikri,” kata manajer tim biliar, Soedarjanto.

Adapun Angeline dinilai kapabel mencuri satu emas dari dua nomor yang diikuti, yakni bola 9 dan bola 10. Sejak merebut emas bola 8 pada SEA Games 2007 di Thailand, Angeline hanya meraih perak dan perunggu pada pesta olahraga Asia Tenggara selanjutnya. Dua tahun lalu, Angeline disingkirkan pebiliar Singapura, Hoe Shu Wah, di semifinal bola 8.

”Kali ini saya tak ingin gagal lagi. Semua persiapan telah dilakukan dengan matang sejak Januari,” ungkap pebiliar berusia 29 tahun itu. Pada ajang pra-SEA Games, Angeline mempersembahkan emas bola 9. Adapun emas bola 10 diraih rekannya, Fathrah Ma’sum.

Pada SEA Games tahun ini, Indonesia diperkuat 12 pebiliar yang bakal berlaga di 12 nomor, mulai dari divisi pool, carom, snooker, hingga english billiard. Mereka diharapkan mampu memperbaiki pencapaian pada SEA Games 2011 ketika membawa pulang 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Persiapan sudah lebih dari cukup mengingat tiap atlet umumnya mengikuti 5-6 kejuaraan nasional ataupun internasional selama setahun terakhir. Tempaan mental menjadi bekal agar mereka tampil habis-habisan di Myanmar. (RIZ)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berlaga di All Tatami Kicboxing Championship 2022, Kickboxing DKI Jakarta Target Juara

Berlaga di All Tatami Kicboxing Championship 2022, Kickboxing DKI Jakarta Target Juara

Sports
Hasil Indonesia Vs Filipina: Takluk 0-6, Garuda Pertiwi Gugur dengan Total Kebobolan 28 Gol

Hasil Indonesia Vs Filipina: Takluk 0-6, Garuda Pertiwi Gugur dengan Total Kebobolan 28 Gol

Liga Indonesia
Kapten Timnas Filipina Kembali Cetak Gol Spektakuler, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-5

Kapten Timnas Filipina Kembali Cetak Gol Spektakuler, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-5

Liga Indonesia
Penilaian Shin Tae-yong soal Debut Marselino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh

Penilaian Shin Tae-yong soal Debut Marselino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh

Liga Indonesia
Timnas Filipina Putri Tambah Keunggulan 4-0 Atas Timnas Indonesia Lewat Titik Putih

Timnas Filipina Putri Tambah Keunggulan 4-0 Atas Timnas Indonesia Lewat Titik Putih

Liga Indonesia
Dibobol Gol Cantik, Timnas Indonesia Putri Tertinggal 0-3

Dibobol Gol Cantik, Timnas Indonesia Putri Tertinggal 0-3

Liga Indonesia
HT Indonesia Vs Filipina: Berjuang Tahan Gempuran, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-2

HT Indonesia Vs Filipina: Berjuang Tahan Gempuran, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-2

Liga Indonesia
Indonesia Vs Filipina: Sarina Bolden Tebus Kesalahan, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-2

Indonesia Vs Filipina: Sarina Bolden Tebus Kesalahan, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-2

Sports
Indonesia Vs Filipina: Penalti Lawan Sempat Gagal, Garuda Pertiwi Kini Tertinggal 0-1

Indonesia Vs Filipina: Penalti Lawan Sempat Gagal, Garuda Pertiwi Kini Tertinggal 0-1

Sports
Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Dua Gol Bunuh Diri Warnai Kemenangan 4-1 Tim Garuda

Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Dua Gol Bunuh Diri Warnai Kemenangan 4-1 Tim Garuda

Liga Indonesia
Hasil Indonesia Vs Timor Leste: Lahir 2 Gol Bunuh Diri, Ronaldo Assist, Garuda Comeback dan Menang 4-1!

Hasil Indonesia Vs Timor Leste: Lahir 2 Gol Bunuh Diri, Ronaldo Assist, Garuda Comeback dan Menang 4-1!

Liga Indonesia
Tiga Aksi Ciamik Pratama Arhan Bawa Timnas Unggul 4-1 Atas Timor Leste

Tiga Aksi Ciamik Pratama Arhan Bawa Timnas Unggul 4-1 Atas Timor Leste

Liga Indonesia
Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Gol Spektakuler Ricky Kambuaya Buat Tim Garuda Imbang 1-1

Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Gol Spektakuler Ricky Kambuaya Buat Tim Garuda Imbang 1-1

Liga Indonesia
Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Tambah Daya Gedor, Shin Tae-yong Masukkan Tiga Pemain

Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Tambah Daya Gedor, Shin Tae-yong Masukkan Tiga Pemain

Liga Indonesia
Persib Vs Persikabo, Tekad Ardi Idrus Bawa Maung Bandung Menang Tanpa Kebobolan

Persib Vs Persikabo, Tekad Ardi Idrus Bawa Maung Bandung Menang Tanpa Kebobolan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.