Wang Yihan Harus Jatuh Bangun untuk Meraih Sukses di Bulu Tangkis

Kompas.com - 28/11/2013, 17:23 WIB
Pebulu tangkis China, Wang Yihan mengembalikan kok ke arah pemain China lainnya, Wang Shixian, pada final Hongkong Open Superseries 2013, di Hongkong, Minggu (24/11/2013). Wang Yihan menang 21-13, 16-21, 21-15. AFP PHOTO/ALEX OGLEPebulu tangkis China, Wang Yihan mengembalikan kok ke arah pemain China lainnya, Wang Shixian, pada final Hongkong Open Superseries 2013, di Hongkong, Minggu (24/11/2013). Wang Yihan menang 21-13, 16-21, 21-15.
Penulis Norma Gesita
|
EditorPipit Puspita Rini
SHANGHAI, KOMPAS.com - Wang Yihan merupakan pebulu tangkis putri yang kini jadi salah satu andalan China. Terakhir, pebulu tangkis 25 tahun ini menjuarai Hongkong Open Superseries 2013, Minggu (24/11/2013).

Wang memulai karier bulu tangkisnya sejak kecil. Pada suatu malam, dia melihat ibunya bermain dan tertarik untuk mencoba. Ternyata, Wang bisa mengalahkan ibunya berkali-kali. Orang tua Wang melihat bakat tersebut dan menyekolahkannya di sekolah khusus olahraga.

Pada 2002, Wang bergabung dengan tim bulu tangkis Shanghai. Latihan berat dijalaninya setiap hari. Saat senior dan teman-temannya satu demi satu keluar karena tak kuat menjalani latihan yang sangat keras, Wang justru menetapkan target pribadi yang tinggi. Ia ingin menjadi juara dunia suatu hari nanti.

Akhirnya, Wang terpanggil masuk ke pelatihan tim nasional pada 2003. Kala itu Wang berpikir, tak akan sulit bertahan di tim nasional setelah latihan keras yang ia jalani. Ternyata, Wang yang merupakan pemain termuda dari tujuh pemain lain yang juga masuk bersamanya, harus menjalani latihan yang jauh lebih berat dari bayangannya. Setiap hari, Wang menelepon ke rumah dan menangis.

Kekuatan fisik menjadi kelemahan Wang saat itu. Dengan tinggi 1,74 meter, Wang hanya memiliki berat 60 kilogram. Wang juga kesulitan mengangkat beban seberat 25 kilogram saat pemain lain bisa mengangkat 40 kilogram.

Namun, Wang tak mudah menyerah dan terus berlatih di luar jadwal latihan rutin. Kerja kerasnya terbayar. Dia menjadi satu dari empat pemain yang akhirnya resmi bergabung dengan tim nasional China pada 2004.

Pada tahun yang sama, Wang memulai debut internasionalnya di China Open 2004. Ia langsung menjadi juara dan menuai kesuksesan pada turnamen-turnamen selanjutnya.

Sayang, pada Uber Cup 2010, Wang mendapat pukulan menyakitkan saat kalah pada pertandingan final yang sangat menentukan. Wang gagal membawa China mempertahankan piala Uber yang akhirnya direbut Korea.

"Karena saya, China kalah setelah sekian lama selalu menang," kata Wang yang saat itu memutuskan untuk menyerah karena mentalnya hancur.

Performa Wang menurun drastis. Ia kalah pada babak kedua World Championships 2010 saat melawan Eriko Hirose dari Jepang. Sejak itu, pelatihnya tak lagi memberi kesempatan pada Wang untuk bertanding di turnamen-turnamen besar.

Wang baru bisa bangkit pada 2011 saat ia memenangi Malaysia Open dan Korea Open di awal tahun. "Itu merupakan titik balik dalam karier saya. Saya senang akhirnya bisa kembali setelah melewati ujian berat," aku Wang.

Pada World Championships 2011, Wang akhirnya meraih mimpinya sejak kecil. Ia memenangi pertandingan final melawan Cheng Shao Chieh dari Taiwan dan berhak atas medali emas. Wang tak bisa menahan tangis saat menerima penghargaan tersebut. Dia membuktikan sudah kembali ke performa terbaiknya.

Wang sempat menderita cedera lutut cukup parah pada 2011, yang menyebabkan peringkatnya kembali turun drastis. Namun sekali lagi Wang berhasil mengatasi ujian tersebut dan kembali pada 2012. Saat ini ia sudah berada di peringkat empat dunia.

"Sekali saya merasa takut kalah, maka saya akan kalah. Saya menekan diri saya untuk terus bergerak maju. Perjalanan saya masih panjang dan saya tidak akan membiarkan siapa pun memperlambat langkah saya," tandas Wang dengan penuh percaya diri.



Sumber SINA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PS Sleman Vs Bali United, Pertahanan Pincang Siap Hadapi Tim Bintang

PS Sleman Vs Bali United, Pertahanan Pincang Siap Hadapi Tim Bintang

Liga Indonesia
Memiliki Valentino Rossi di MotoGP Sudah Merupakan Keajaiban...

Memiliki Valentino Rossi di MotoGP Sudah Merupakan Keajaiban...

Motogp
Lolos ke Semifinal Piala Menpora, Persib Kagumi Skuad Muda Persebaya

Lolos ke Semifinal Piala Menpora, Persib Kagumi Skuad Muda Persebaya

Liga Indonesia
Jelang MotoGP Portugal 2021, Valentino Rossi Dibayangi Keraguan

Jelang MotoGP Portugal 2021, Valentino Rossi Dibayangi Keraguan

Motogp
Hasil dan Klasemen Liga Spanyol - Atletico Tendang Real Madrid dari Puncak, Barcelona?

Hasil dan Klasemen Liga Spanyol - Atletico Tendang Real Madrid dari Puncak, Barcelona?

Liga Spanyol
Piala Menpora 2021 - 3 Tim Juara Sudah Lolos ke Semifinal, Siapa Selanjutnya?

Piala Menpora 2021 - 3 Tim Juara Sudah Lolos ke Semifinal, Siapa Selanjutnya?

Liga Indonesia
Jadwal Piala Menpora - PSS Vs Bali United, Calon Lawan Tim Subur Persib

Jadwal Piala Menpora - PSS Vs Bali United, Calon Lawan Tim Subur Persib

Liga Indonesia
Tottenham Vs Man United, Greenwood Tiru Catatan Unik Ronaldo

Tottenham Vs Man United, Greenwood Tiru Catatan Unik Ronaldo

Liga Inggris
Klasemen Liga Inggris - West Ham Gusur Chelsea, 4 Besar Kian Panas

Klasemen Liga Inggris - West Ham Gusur Chelsea, 4 Besar Kian Panas

Liga Inggris
Hasil Lengkap Liga Inggris - Man United Balas Dendam, Arsenal Bekuk Sheffield United

Hasil Lengkap Liga Inggris - Man United Balas Dendam, Arsenal Bekuk Sheffield United

Liga Inggris
Sheffield United Vs Arsenal - Lacazette Bawa The Gunners Rebut 3 Poin

Sheffield United Vs Arsenal - Lacazette Bawa The Gunners Rebut 3 Poin

Liga Inggris
Tottenham Vs Man United - Setan Merah Comeback, Rekor Tandang Berlanjut

Tottenham Vs Man United - Setan Merah Comeback, Rekor Tandang Berlanjut

Liga Inggris
West Ham Vs Leicester, Lingard Terus Berkarya di Tengah Masa Pinjaman

West Ham Vs Leicester, Lingard Terus Berkarya di Tengah Masa Pinjaman

Liga Inggris
Link Live Streaming Sheffield Vs Arsenal, Kick-off 01.00 WIB

Link Live Streaming Sheffield Vs Arsenal, Kick-off 01.00 WIB

Liga Inggris
Tottenham Vs Man United - Gol Cavani Dianulir, Son dkk Unggul 1-0

Tottenham Vs Man United - Gol Cavani Dianulir, Son dkk Unggul 1-0

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X