Kompas.com - 09/11/2013, 17:37 WIB
Pebalap Yamaha Factory Racing asal Italia, Valentino Rossi (kanan) dan Jeremy Burgess berbicara kepada media pada konferensi pers, untuk menjelaskan tentang rencana perpisahan mereka mulai musim depan. MOTOGP.COMPebalap Yamaha Factory Racing asal Italia, Valentino Rossi (kanan) dan Jeremy Burgess berbicara kepada media pada konferensi pers, untuk menjelaskan tentang rencana perpisahan mereka mulai musim depan.
Penulis Norma Gesita
|
EditorPipit Puspita Rini
VALENCIA, KOMPAS.com - Jeremy Burgess mengaku terkejut ketika Valentino Rossi memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama mereka mulai musim depan. Pebalap 34 tahun tersebut mengatakan kerja samanya dengan Burgess akan berakhir usai GP Valencia, Minggu (10/11/2013).

"Ini keputusan saya dan saya telah membicarakannya dengan tim, untuk rencana tahun depan. Jerry mengatakan ia ingin tinggal. Tapi Jerry masih memiliki keraguan mengenai rencana ke depan. Dia tidak mengatakan 'iya' atau 'tidak', dan hanya ingin menunggu hingga tahun depan (untuk memutuskan)," tutur Rossi saat memberikan keterangan pers, Jumat (8/11/2013).

Demi bersaing dengan tiga pebalap teratas, Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa, Rossi memutuskan untuk melakukan beberapa perubahan demi meningkatkan lagi motivasinya, termasuk dengan mencoba hal-hal baru.

"Level balapan kini telah meningkat dengan tiga pebalap teratas yang bisa memacu motor sangat cepat, waktu putaran juga semakin berkembang. Ini adalah tantangan besar untuk saya dan kami. Kami tahu ini sulit, tapi saya tidak menyesal atau pun memiliki masalah bagaimana tim telah bekerja, terutama dengan Jerry."

Burgess yang tak menyangka dengan keputusan Rossi, mengaku belum merencanakan langkah selanjutnya usai GP Valencia. "Ini jelas mengejutkan saya," kata Burgess. "Saya sama sekali tidak menyangka ini akan berakhir. Saya tahu ketika kemarin (Kamis) Rossi mengundang saya ke trailer-nya, bukan untuk menerima bonus Natal."

"Menurut saya, mungkin karena kata-kata 'tidak akan juara (dunia) lagi'... jelas saya berkata 'kita tidak akan juara (dunia) lagi sampai kita mulai memenangi balapan dan naik podium'. Itu adalah pernyataan yang tidak saya sangka harus saya bayar dengan ini (pemutusan kerja sama)."

"Saya belum membuat rencana apa pun untuk ke depannya pada tahap ini. Tujuan saya awalnya jelas, melanjutkan tahun depan. Kontrak kami adalah per tahun, jadi kami bebas untuk memutuskannya. Kami telah mengejar pelangi selama empat tahun, tapi tidak bisa mencapai apapun dalam empat tahun tersebut. Jadi, ini benar-benar perjalanan yang panjang dan akan menjadi semakin sulit,"

Burgess telah bekerja bersama Rossi sejak 2000 dan mendampinginya memenangi tujuh gelar juara dunia. Burgess beserta beberapa mekaniknya mengikuti Rossi pindah dari Honda ke Yamaha pada 2004, dan ke Ducati pada 2011, sebelum kembali lagi ke Yamaha pada awal musim ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Brighton Vs Chelsea: Ketinggalan 13 Angka, Tuchel Tak Terima

Brighton Vs Chelsea: Ketinggalan 13 Angka, Tuchel Tak Terima

Liga Inggris
Popularitasnya Disorot AFC, Zahra Muzdalifah Ungguli Pemain Chelsea

Popularitasnya Disorot AFC, Zahra Muzdalifah Ungguli Pemain Chelsea

Liga Indonesia
Covid-19 Jadi Alasan Kebijakan Baru Tiket Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Covid-19 Jadi Alasan Kebijakan Baru Tiket Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Coppa Italia Juventus Vs Sampdoria: Allegri Serius demi Sekoci Trofi

Coppa Italia Juventus Vs Sampdoria: Allegri Serius demi Sekoci Trofi

Liga Italia
Hasil Borneo FC Vs Persib 0-1: Beckham-Rashid Jadi Pembeda, Maung Bandung Dekati Puncak Klasemen

Hasil Borneo FC Vs Persib 0-1: Beckham-Rashid Jadi Pembeda, Maung Bandung Dekati Puncak Klasemen

Liga Indonesia
Merah Putih Segera 'Halal' Berkibar, Kurniawan DY Turut Gembira

Merah Putih Segera "Halal" Berkibar, Kurniawan DY Turut Gembira

Liga Indonesia
IBL 2022, Main Tanpa Beban Jadi Kunci Indonesia Patriots Kalahkan Evos Thunder

IBL 2022, Main Tanpa Beban Jadi Kunci Indonesia Patriots Kalahkan Evos Thunder

Sports
Link Live Streaming Bhayangkara FC Vs Persebaya, Kick-off 20.45 WIB

Link Live Streaming Bhayangkara FC Vs Persebaya, Kick-off 20.45 WIB

Liga Indonesia
Babak Pertama Borneo FC Vs Persib: Maung Bandung Buntu, Skor Imbang

Babak Pertama Borneo FC Vs Persib: Maung Bandung Buntu, Skor Imbang

Liga Indonesia
Bos Dorna Ancam Batalkan MotoGP Indonesia, Sandiaga Uno Tak Terima

Bos Dorna Ancam Batalkan MotoGP Indonesia, Sandiaga Uno Tak Terima

Motogp
Legenda Real Madrid Paco Gento Meninggal Dunia

Legenda Real Madrid Paco Gento Meninggal Dunia

Liga Spanyol
Bhayangkara FC Vs Persebaya: Satu Kemenangan untuk Dua Misi Bajul Ijo

Bhayangkara FC Vs Persebaya: Satu Kemenangan untuk Dua Misi Bajul Ijo

Liga Indonesia
Siap-siap, Shin Tae-yong dan Haruna Soemitro Bakal Ada di Mana-mana

Siap-siap, Shin Tae-yong dan Haruna Soemitro Bakal Ada di Mana-mana

Liga Indonesia
Link Live Streaming Borneo FC Vs Persib, Kick-off 18.15 WIB

Link Live Streaming Borneo FC Vs Persib, Kick-off 18.15 WIB

Liga Indonesia
Hasil PSS Vs Madura United: Kalah Jumlah Pemain, Tim Elang Jawa Imbangi Laskar Sape Kerrab

Hasil PSS Vs Madura United: Kalah Jumlah Pemain, Tim Elang Jawa Imbangi Laskar Sape Kerrab

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.