Allen Iverson Pensiun, Tim Duncan Absen, Kobe Bryant Lesu

Kompas.com - 02/11/2013, 16:46 WIB
Pebasket Los Angeles Lakers, Kobe Bryant mengacungkan jempol saat menyaksikan pertandingan antara timnya dan Los Angeles Clippers di Staples Center, Senin (29/10/2013). AFP/JEFF GROSS/GETTY IMAGESPebasket Los Angeles Lakers, Kobe Bryant mengacungkan jempol saat menyaksikan pertandingan antara timnya dan Los Angeles Clippers di Staples Center, Senin (29/10/2013).
Penulis Norma Gesita
|
EditorPipit Puspita Rini
LOS ANGELES, KOMPAS.com - Shooting guard Los Angeles Lakers, Kobe Bryant mengaku kehilangan semangat saat menonton timnya bertanding melawan San Antonio Spurs, di Staples Center, Los Angeles, Jumat (1/11/2013). Bryant yang belum bisa bermain karena sedang dalam masa pemulihan pasca cedera achilles yang didapatnya April lalu, duduk di belakang pemain Lakers.

Pada pertandingan tersebut, Lakers kalah 85-91. Tak hanya karena kekalahan itu, Bryant mengaku kurang bersemangat karena forward Spurs, Tim Duncan, absen bertanding lantaran memar di dada yang didapat saat bertanding melawan Portland Trail Blazers, Rabu (30/10/2013).

Duncan yang berusia 37 tahun dikabarkan mendapat cedera tersebut karena kondisi fisik yang menurun. Fakta ini jelas membuat Bryant yang hanya dua tahun lebih muda jadi waspada. Dia sadar, suatu saat akan mengalami kondisi yang sama. Bryant tak menutup mata bahwa masa pensiun kini semakin mendekatinya dan Duncan.

Beberapa hari lalu, temannya yang merupakan mantan pemain Philadelphia 76ers, Allen Iverson telah resmi pensiun dari NBA. "Rasanya agak aneh mengetahui semua ini. Saya ingat ketika kami sama-sama datang ke liga basket dan menjalani orientasi untuk pemula. Sangat aneh melihat teman yang datang bersama saya ke liga sekarang menjauh dari lapangan," kata Bryant tentang Duncan dan Iverson.

Bryant masih ingin bermain, meski sebelumnya ia pernah mengatakan bahwa kemampuannya mungkin tak akan sehebat sebelumnya. Pemulihan achilles-nya juga berjalan sangat baik sehingga ia bisa kembali bertanding dalam waktu dekat.

"Saya rasa pemulihan minggu ini adalah awal yang baik. Saya bisa berlari lebih banyak dan lebih cepat dari biasanya," papar Bryant.

"Saya telah melalui bagian terberat, yakni cedera achilles. Sekarang saya harus memastikan untuk tidak mendapat cedera di bagian yang lain. Menjadi 35 tahun seperti ini membuat saya harus benar-benar memperhatikan hal itu. Karena saya tidak ingin mendapat cedera lain setelah pulih dari cedera."

"Saya sangat memperhatikan hal ini dengan baik. Jika kondisi tidak akan bertambah buruk saat bermain, maka saya akan main. Jika kemungkinannya semakin memburuk, saya akan membuat keputusan. Cedera yang pernah saya dapat, mulai dari tulang rawan di lutut hingga patah tulang jari kaki, semuanya membuat saya merasa sakit saat bermain, tapi keadaannya tidak memburuk."

"Sendi pergelangan kaki saya masih kurang fleksibel karena jarang bergerak. Tentu saja ini tidak ada hubungannya dengan achilles. Karena pergerakan ankle yang terbatas, tentu akan membatasi pergerakan tubuh lainnya. Ini efek domino yang terjadi hanya karena satu bagian tubuh," tandas Bryant.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber ESPN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X