Kompas.com - 01/11/2013, 21:44 WIB
Jonatan Christie badmintonindonesiaJonatan Christie
EditorTjahjo Sasongko

JAKARTA, Kompas.com - Dua harapan utama Indonesia untuk merebut gelar juara Kejuaraan Dunia Bulutangkis Yunior BWF di nomor tunggal putera dan ganda putera gagal lolos ke semifinal.

Dalam pertandingan perempat final di stadion Huamark, Bangkok, harapan di tunggal putera, Jonatan Christie dihentikan pemain China, Zhao Jun Peng. Jonatan menyerah dua gim 20-22, 18-21.

Jonatan yang tampil gemilang di babak-babak awal gagal mengatasi lawannya dari China tersebut dalam pertandingan yang ketat. Ia menyerah dua gim dalam waktu 41 menit.

 “Kuncinya adalah di gim pertama. Kalau saya bisa mengamankan gim pertama, ceritanya bisa lain. Saat sudah unggul, saya terburu-buru, sementara lawan defense nya rapat. Tetapi sebetulnya dia tidak terlalu berbahaya. Mungkin memang belum jalan saya, semoga tahun selanjutnya saya bisa juara,” ujar Jonatan, pemain kelahiran Jakarta, 15 September 1997.

“Saya masih kurang fokus di poin-poin kritis, bukan cuma saat bertanding, kalau di latihan juga begini. Selain itu, saya merasa badan saya habis hari ini, capek sekali. Ini memang tidak boleh dijadikan alasan, tetapi memang kenyataannya begini,” ujar Jonatan, Juara Prim-A Indonesia International Challenge 2013 ini.

Indonesia juga dipastikan gagal meraih gelar juara di nomor ganda putera. Harapan utama, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Arya Maulana Aldiartama yang merupakan unggulan 2 disingkirkan unggulan 5/8 asal China, Huang Kaxiang/Zheng Siwei. Kevin/Arya menyerah ketat 21-23,22-24 dalam 35 menit.

Sementara di nomor ganda puteri, harapan terakhir Rosyita Eka Putri Sari/Mapasa Setyana juga gagal lolos ke semifinal setelah disingkirkan ganda Thailand, Narissapat Lam/Puttita Supajirakul dalam rubber game 16-21, 21-10, 13-21.

Harapan terakhir Indonesia untuk meraih gelar juara tinggal di nomor ganda campuran dan tunggal putera. Di ganda campuran, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin akan menghadapi ganda China, Liu Yuchen/Huang Dongping yang merupakan unggulan 2.

Sementara di semifinal tunggal putera, pemain Indonesia, Ihsan Maulana Mustofa akan menghadapi pemain Korea, Kwang Hee Heo.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Man United Vs West Ham: Kemarahan Ronaldo Perlawanan kepada Rangnick?

Man United Vs West Ham: Kemarahan Ronaldo Perlawanan kepada Rangnick?

Liga Inggris
Southampton Vs Man City: Asa Guardiola Capai 500 Poin di Liga Inggris

Southampton Vs Man City: Asa Guardiola Capai 500 Poin di Liga Inggris

Liga Inggris
Jenis-jenis Melempar dalam Bola Basket

Jenis-jenis Melempar dalam Bola Basket

Sports
Kritik untuk Pemain Muda Man United: Dengarkan Ronaldo...

Kritik untuk Pemain Muda Man United: Dengarkan Ronaldo...

Liga Inggris
Pujian FK Senica untuk Egy dan Witan: Pemain Top dan Berkarakter...

Pujian FK Senica untuk Egy dan Witan: Pemain Top dan Berkarakter...

Liga Indonesia
Man United Vs West Ham: Magi Moyes Goyahkan Old Trafford, Setan Merah dalam Ancaman

Man United Vs West Ham: Magi Moyes Goyahkan Old Trafford, Setan Merah dalam Ancaman

Liga Inggris
Klasemen Grup B Piala Asia Wanita, Filipina Bikin Kejutan Saat Timnas Indonesia Petik Pelajaran

Klasemen Grup B Piala Asia Wanita, Filipina Bikin Kejutan Saat Timnas Indonesia Petik Pelajaran

Liga Indonesia
Menelisik di Balik Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Timnas Putri Indonesia

Menelisik di Balik Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Timnas Putri Indonesia

Liga Indonesia
Menpora dan Atlet Paralimpiade Ciptakan Keakraban Lewat Wisata Kuliner Pinggir Jalan

Menpora dan Atlet Paralimpiade Ciptakan Keakraban Lewat Wisata Kuliner Pinggir Jalan

Olahraga
Update Pembenahan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP Indonesia, Target Rampung H-4

Update Pembenahan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP Indonesia, Target Rampung H-4

Motogp
Terbang Jauh Buat Bela Arsenal, Partey Minta Maaf karena Malah Diganjar Kartu Merah

Terbang Jauh Buat Bela Arsenal, Partey Minta Maaf karena Malah Diganjar Kartu Merah

Liga Inggris
Berita Foto, Menanti Kisah Pemain-pemain Anyar Timnas Indonesia

Berita Foto, Menanti Kisah Pemain-pemain Anyar Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Beda Klub, Beda Rasa, Egy Ceritakan Pengalaman Berkarier di FK Senica

Beda Klub, Beda Rasa, Egy Ceritakan Pengalaman Berkarier di FK Senica

Liga Indonesia
Profil Timnas Putri Thailand: Skuad dan Prestasi di Piala Asia Wanita

Profil Timnas Putri Thailand: Skuad dan Prestasi di Piala Asia Wanita

Sports
Malaysia Tak 'Curi' Ide Indonesia Saat Putuskan Tunjuk Pelatih Asal Korea Selatan

Malaysia Tak "Curi" Ide Indonesia Saat Putuskan Tunjuk Pelatih Asal Korea Selatan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.