Kompas.com - 01/11/2013, 17:00 WIB
Pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez (kanan) dan pebalap Yamaha Factory Racing asal Spanyol, Jorge Lorenzo menghadiri konferensi pers jelang GP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi, Kamis (24/10/2013). AFP PHOTO/TOSHIFUMI KITAMURAPebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez (kanan) dan pebalap Yamaha Factory Racing asal Spanyol, Jorge Lorenzo menghadiri konferensi pers jelang GP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi, Kamis (24/10/2013).
EditorPipit Puspita Rini
SPANYOL, KOMPAS.com — Marc Marquez mengaku tak khawatir dengan apa yang dikatakan dan akan dilakukan Jorge Lorenzo pada seri terakhir musim ini di Valencia, pekan depan. Balapan di Valencia akan jadi penentu juara dunia musim ini, Marquez atau Lorenzo.

Marquez hanya menang sekali dari enam balapan terakhir, sementara Lorenzo menang lima kali. Satu seri dimenangi rekan satu tim Marquez di Repsol Honda, Dani Pedrosa. Kondisi makin sulit bagi Marquez saat dia harus meninggalkan Phillip Island tanpa tambahan poin setelah didiskualifikasi karena melanggar batas maksimal pemakaian ban.

Marquez masih memimpin klasemen sementara, tetapi hanya dengan keunggulan 13 poin dari Lorenzo. Padahal, jarak kedua pebalap ini sempat mencapai angka 44.

Marquez tak mau terjebak dengan memikirkan kecepatan Lorenzo di GP Jepang, akhir pekan kemarin. Pebalap 20 tahun ini masih punya keyakinan penuh untuk mengejar gelar juara dunia, dan memanfaatkan keunggulan poinnya yang masih cukup besar.

"Pada balapan (di Motegi), saya punya kepercayaan diri yang bagus sejak awal, tetapi di setiap putaran saya merasa mencapai batas," kata Marquez. "Saya mencoba melewati Jorge, tetapi saya melihat terlalu banyak risiko, dan ketika dia memacu lebih cepat, saya merasa sudah melewati batas kecepatan."

Marquez harus puas dengan tambahan 20 poin, yang memberinya peluang besar untuk bersaing dengan Lorenzo pada seri terakhir nanti. Marquez cukup finis keempat di Valencia untuk memastikan gelar juara dunia musim ini.

"Sekarang Valencia akan jadi menarik. Saya harus konsentrasi pada pekerjaan saya, motor, dan mencoba melakukan yang terbaik. Kami tidak bisa melupakan bahwa ini adalah musim pertama saya dan juara dunia bukanlah target, tetapi kami akan mencoba 100 persen untuk mendapatkannya."

Baca tentang


Sumber Autosport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X