Pada pertandingan babak pertama di Stadion Huamark, Bangkok, Selasa (29/10/2013), Ruselli Hartawan menang telak atas Lilit Poghosyan (Armenia), 21-8, 21-7. Intan Dwi Jayanti kemudian menyusul langkah Ruselli setelah memetik kemenangan atas Anna Paavola (Finlandia), 21-8, 21-15.
Meski menang telak dua game langsung, Intan dan Ruselli mengaku belum tampil maksimal di pertandingan babak pertama.
"Saya merasa belum bermain maksimal, masih sering melakukan kesalahan sendiri. Ini adalah WJC kedua buat saya, tahun lalu saya sudah pernah ikut, jadi rasanya lebih enjoy. Target pertama saya adalah mengalahkan pemain China," ujar Ruselli.
"Saya ingin fokus satu demi satu pertandingan dulu. Di babak delapan besar saya kemungkinan akan bertemu Ruselli. Semoga saja besok saya bisa tampil lebih stabil," kata Intan.
Tak seperti rekan-rekannya yang memetik kemenangan relatif mudah, Fitriani dipaksa bermain rubber game di babak pertama oleh Dorotea Sutara (Kroasia), 21-10, 19-21, 21-13.
"Ini adalah pertandingan pertama, jadi saya masih takut-takut dan banyak ragu, belum menyesuaikan dengan suasana pertandingan. Pada game kedua, saya banyak melakukan kesalahan sendiri. Di game ketiga, saya diminta main lepas saja, tidak usah memikirkan kekalahan di game kedua. Akhirnya saya bisa menang," ujar Fitri yang dijumpai usai pertandingan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.