Aspac Berharap Thoyib Batalkan Pensiun

Kompas.com - 16/10/2013, 20:33 WIB
Ilustrasi: Pemain Nuvo CLS Knights Surabaya, Agustinus Indrajaya (kiri), berebut bola dengan pemain Dell Aspac Jakarta, Muhammad Thoyib dalam laga Liga Basket Nasional di Hal Basket Senayan, Jakarta, Jumat (11/2/2011). Dell Aspac Jakarta menang 60-53. KOMPAS/YUNIADHI AGUNGIlustrasi: Pemain Nuvo CLS Knights Surabaya, Agustinus Indrajaya (kiri), berebut bola dengan pemain Dell Aspac Jakarta, Muhammad Thoyib dalam laga Liga Basket Nasional di Hal Basket Senayan, Jakarta, Jumat (11/2/2011). Dell Aspac Jakarta menang 60-53.
Penulis Norma Gesita
|
EditorPipit Puspita Rini
JAKARTA, KOMPAS.com - Pebasket Muhammad Isman Thoyib telah mengundurkan diri dari basket profesional usai membantu timnya, Dell Aspac Jakarta, meraih juara pada National Basketball League (NBL) Indonesia musim lalu. Ia memilih meninggalkan basket dan fokus menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Center kebanggaan Aspac tersebut tidak bermain pada turnamen pramusim NBL 2013, di DBL Arena Surabaya, 21-29 September. Saat itu, manajemen Aspac selalu mengatakan akan berusaha membujuk Thoyib untuk menunda pensiun.

Pada deadline penyerahan daftar pemain NBL Indonesia 2013-2014, Minggu (13/10/2013), Aspac membuat langkah mengejutkan. Tim milik Irawan "Kim Hong" Haryono tersebut mendaftarkan Thoyib sebagai salah satu pemain.

Pelatih Aspac, Rastafari Horongbala, mengakui bahwa Thoyib diminta untuk membatalkan pensiunnya. "Ya, begitulah. Kemungkinan sih bisa kembali bermain," kata Rastafari.

"Sekarang dia mengurus pekerjaannya lebih dulu. Dia sedang proses meminta izin dari tempatnya bekerja. Mudah-mudahan diizinkan. Kalau nggak dapat izin, ya nggak jadi main," tambah Rastafari.

Rastafari mengatakan, pada seri I NBL Indonesia di Malang pada 16-24 November mendatang, Aspac hanya diperkuat sembilan pemain. Itulah yang membuat manajemen akhirnya meminta Thoyib untuk kembali turun berlaga.

Di Malang, Aspac dipastikan tidak akan diperkuat tiga pemain kuncinya pada musim lalu. Shooting guard Xaverius Prawiro dan point guard Andakara Prastawa Dhyaksa, absen karena menjalani pemusatan latihan untuk SEA Games 2013. Sementara MVP musim lalu, Pringgo Regowo masih berkutat dengan cedera.

"Dengan adanya Thoyib, kami memiliki tambahan pemain senior. Namun, tidak ada Thoyib juga saya mengharapkan tim ini tidak bermasalah. Semoga pemain muda tidak takut dengan tim lain," ujar Rastafari.

Rastafari optimistis timnya bisa berbuat banyak di seri I. Pertandingan terakhir pramusim NBL membuat Rastafari semakin yakin. Dalam perebutan peringkat ketiga, Aspac berhasil membantai tim kuat Satria Muda BritAma Jakarta dengan selisih cukup jauh hingga 28 poin, 79-51.

Thoyib tidak banyak berkomentar terkait dengan pendaftaran namanya untuk NBL musim 2013-2014. "Saya belum tahu akan bermain atau tidak. Soalnya ada proses izin yang harus dijalani. Saya belum bisa memberikan banyak keterangan soal ini," ungkap center kelahiran Klaten itu.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X