Investigasi Insiden Marquez-Pedrosa Berlanjut ke Sepang

Kompas.com - 02/10/2013, 09:33 WIB
Pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Dani Pedrosa (kiri) terjatuh di belakang pebalap Yamaha yang juga berasal dari Spanyol, Jorge Lorenzo, pada GP Aragon yang berlangsung di Sirkuit MotorLand, Minggu (29/9/2013). AFP PHOTO/JOSE JORDANPebalap Repsol Honda asal Spanyol, Dani Pedrosa (kiri) terjatuh di belakang pebalap Yamaha yang juga berasal dari Spanyol, Jorge Lorenzo, pada GP Aragon yang berlangsung di Sirkuit MotorLand, Minggu (29/9/2013).
EditorPipit Puspita Rini
ARAGON, KOMPAS.com - GP Aragon akhir pekan kemarin, memang sudah selesai dengan memunculkan Marc Marquez sebagai juara. Tetapi, masih ada kisah lain di Sirkuit MotorLand yang belum pungkas, yakni insiden yang melibatkan Marquez dan rekan satu timnya, Dani Pedrosa, pada putaran keenam.

Insiden yang melibatkan kedua pebalap Honda ini jadi penyebab gagalnya Pedrosa menyelesaikan balapan karena terjatuh cukup keras di tikungan 12. Sekilas, terlihat bahwa tidak ada kontak antara kedua motor tersebut. Tetapi setelah balapan, Marquez mengaku menyenggol motor Pedrosa, meski hanya sedikit.

Senggolan minor ini ternyata berefek besar. Kabel kontrol traksi pada ban belakang motor Pedrosa putus, yang menyebabkan dia tidak bisa memaksimalkan fungsi motor, dan kecelakaan besar pun terjadi.

Race Direction memutuskan untuk menyelidiki masalah ini. Dorna Sport yang merupakan penyelenggara event, melalui wakilnya Javier Alonso mengatakan, menunda keputusan apakah akan ada sanksi atau perubahan dalam aturan MotoGP, hingga GP Malaysia pekan depan.

"Ini adalah insiden yang aneh dengan melibatkan elemen teknik," kata Alonso yang juga Direktur Pelaksana Events Area di Dorna Sport, sekaligus anggota Race Direction.

"Faktanya, saat kami pertama melihat kejadian tersebut secara langsung, kami tidak melihat apapun yang terjadi.  Meskipun sepertinya Marc Marquez memang menyenggol Dani Pedrosa, kami tidak yakin bahwa senggolan tersebut jadi penyebab kecelakaan yang dialami Pedrosa."

"Setelah balapan, kami tahu bawa ada masalah teknik dan kabel putus yang kemungkinan besar jadi penyebab kecelakaan tersebut. Itulah yang jadi alasan kami memutuskan untuk melakukan investigasi. Tetapi, kami harus mengumpulkan semua data teknik dan karena alasan ini kami memlih untuk menunda keputusan dan mendengarkan saksi, hingga di Malaysia."

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rencananya, Race Direction akan mengadakan pemeriksaan saksi-saksi di Sepang, Kamis (10/10/2013), sehari sebelum sesi latihan bebas. Jika dari hasil pemeriksaan tersebut Marquez terbukti bersalah, dia akan dikenai sanksi poin penalti, dengan risiko memulai balapan dari tempat start paling belakang. Marquez sudah mendapat dua poin penalti karena mengabaikan bendera kuning saat sesi latihan di Sirkuit Silverstone.

Baca tentang


Sumber motogp
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Hal yang Bikin Walter Zenga Terkesima dengan Timnas Italia di Bawah Mancini

Satu Hal yang Bikin Walter Zenga Terkesima dengan Timnas Italia di Bawah Mancini

Internasional
Jadwal Simulasi Olimpiade Tokyo, Marcus/Kevin dan Ginting Main Hari Ini

Jadwal Simulasi Olimpiade Tokyo, Marcus/Kevin dan Ginting Main Hari Ini

Liga Indonesia
Tonton Lagi Aksi Gareh Bale Versus Turki di Mola Melalui Kompas.com

Tonton Lagi Aksi Gareh Bale Versus Turki di Mola Melalui Kompas.com

Internasional
Profil Aaron Ramsey, Jenderal Lini Tengah Timnas Wales di Euro 2020

Profil Aaron Ramsey, Jenderal Lini Tengah Timnas Wales di Euro 2020

Sports
Denmark Vs Belgia, Laga Berat Tim Dinamit Tanpa Christian Eriksen

Denmark Vs Belgia, Laga Berat Tim Dinamit Tanpa Christian Eriksen

Internasional
Resmi Tinggalkan Real Madrid, Ini 4 Momen Terbaik Sergio Ramos bersama Los Blancos

Resmi Tinggalkan Real Madrid, Ini 4 Momen Terbaik Sergio Ramos bersama Los Blancos

Sports
Simulasi Olimpiade Tokyo, Kata Ahsan/Hendra Usai Tumbang oleh Pasangan Dadakan

Simulasi Olimpiade Tokyo, Kata Ahsan/Hendra Usai Tumbang oleh Pasangan Dadakan

Badminton
Pahlawan Olahraga dan Pahlawan Kesiangan

Pahlawan Olahraga dan Pahlawan Kesiangan

Sports
Profil Aleksey Miranchuk, Motor Kemenangan Perdana Rusia di Euro 2020

Profil Aleksey Miranchuk, Motor Kemenangan Perdana Rusia di Euro 2020

Sports
Jadwal Euro 2020 Hari ini, Belgia dan Belanda Berlaga

Jadwal Euro 2020 Hari ini, Belgia dan Belanda Berlaga

Internasional
'Sepatu Lionel Messi Akan Berlanjut di Lapangan Camp Nou...'

"Sepatu Lionel Messi Akan Berlanjut di Lapangan Camp Nou..."

Liga Spanyol
Jadi Man of the Match Laga Italia Vs Swiss, Ini Kata Locatelli

Jadi Man of the Match Laga Italia Vs Swiss, Ini Kata Locatelli

Internasional
Respons Coca-Cola soal Aksi Ronaldo: Setiap Orang Punya Selera Minuman Sendiri

Respons Coca-Cola soal Aksi Ronaldo: Setiap Orang Punya Selera Minuman Sendiri

Internasional
Profil Manuel Locatelli - Pernah Gagal di AC Milan, Kini Jadi Nyawa Tikitalia Gli Azzurri

Profil Manuel Locatelli - Pernah Gagal di AC Milan, Kini Jadi Nyawa Tikitalia Gli Azzurri

Sports
Pukul Pemain Persis Solo, Leonard Tupamahu Akhirnya Minta Maaf

Pukul Pemain Persis Solo, Leonard Tupamahu Akhirnya Minta Maaf

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X