Kompas.com - 01/10/2013, 11:17 WIB
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (93), melewati pebalap Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi (46), pada lap empat di tikungan Corkscrew, Sirkuit Laguna Seca pada balapan GP Amerika Serikat, Minggu (21/7/2013). Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (93), melewati pebalap Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi (46), pada lap empat di tikungan Corkscrew, Sirkuit Laguna Seca pada balapan GP Amerika Serikat, Minggu (21/7/2013).
EditorPipit Puspita Rini
LAGUNA SECA, KOMPAS.com - Sirkuit Mazda Raceway Laguna Seca tak akan ada lagi dalam jadwal MotoGP tahun depan. Uang jadi pertimbangan utama dicabutnya sirkuit yang jadi tuan rumah GP Amerika Serikat, sejak 2005 tersebut, dari kalender rutin MotoGP.

Musim ini, Amerika tiga kali jadi tuan rumah MotoGP, di Austin, Indianapolis, dan Laguna Seca. Berbeda dengan Indianapolis dan Austin yang mendapat dukungan dana dari beberapa pemerintah lokal, Laguna Seca dikeloloa oleh organisasi non profit. Inilah salah satu yang jadi alasan kuat dikeluarkannya Laguna Seca.

"Selama 25 tahun, Mazda Receway Laguna Seca menjadi tuan rumah balap motor di Amerika Serikat, menggelar 15 kejuaraan dunia sejak 1988. Sayangnya, meski banyak dukungan penonton yang loyal, sponsor, dan media, tidak akan ada GP AS (di Laguna Seca) ke-16 pada 2014," kata juru bicara Lagun Seca.

"Saat ini, Amerika hanya bisa mendukung dua event MotoGP. Dukungan yang diberikan negara bagian Texas (Austin) dan Indiana (Indianapolis), membuat posisi kami sebagai sirkuit non profit jadi sulit untuk bersaing," lanjutnya.

Laguna Seca pada 1988 untuk kali pertama jadi tuan rumah balap 250cc dan 500cc, hingga 1991. Pada 1993-1994, sirkuit yang dibangun di atas danau kering ini, jadi tuan rumah balap 125cc, 250cc, dan 500cc.

Setelah menghilang cukup lama, pada 2005 Laguna Seca kembali hadir, khusus untuk kelas MotoGP. Pebalap AS, Nicky Hayden keluar sebagai juara , yang berulang pada tahun berikutnya. Musim ini, Marc Marquez yang merupakan rookie MotoGP, dan baru kali pertama mencoba lintasan ini, langsung keluar sebagai juara.

Laguna Seca terdiri dari 11 tikungan, dan yang paling terkenal adalah The Corkscrew yang merupakan tikungan delapan. Pada balapan Juli lalu, Marquez melakukan manuver dengan melewati Valentino Rossi di tikungan ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber BSN
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Sports
Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Sports
Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Sports
Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Internasional
Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Sports
Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sports
Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Sports
Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Badminton
Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Sports
BREAKING NEWS, Eko Yuli Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020!

BREAKING NEWS, Eko Yuli Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020!

Sports
Melihat Progres Jakarta International Stadium, Stadion Masa Depan Persija

Melihat Progres Jakarta International Stadium, Stadion Masa Depan Persija

Liga Indonesia
Deni, Lifter Putra Indonesia yang Bertekad Bangkit dari Pengasingan

Deni, Lifter Putra Indonesia yang Bertekad Bangkit dari Pengasingan

Sports
Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo, Perenang Belia Tunisia Kejutkan Dunia Renang

Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo, Perenang Belia Tunisia Kejutkan Dunia Renang

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X