Andalkan Pemain Muda, Pelita Jaya Petik Kemenangan atas NSH GMC Riau

Kompas.com - 24/09/2013, 09:46 WIB
Rookie Pelita Jaya Energi-MP Jakarta, Andrey Rido Mahardika (tengah), melakukan lay-up saat berhadapan dengan NSH GMC Riau, di DBL Arena Surabaya, Senin (23/9/2013). TWITTER.COM/FOTOBASKETRookie Pelita Jaya Energi-MP Jakarta, Andrey Rido Mahardika (tengah), melakukan lay-up saat berhadapan dengan NSH GMC Riau, di DBL Arena Surabaya, Senin (23/9/2013).
Penulis Norma Gesita
|
EditorPipit Puspita Rini
SURABAYA, KOMPAS.com - Pelita Jaya Energi-MP Jakarta meraih kemenangan atas NSH GMC Riau, pada turnamen pramusim National Basketball League (NBL), di DBL Arena Surabaya, Senin (23/9/2013). Mengandalkan pemain muda, Pelita Jaya menang 93-49.

Pelatih PJ, Nathaniel Canson, memang menjadikan turnamen ini sebagai ajang untuk menguji para pemain muda. Pelatih yang akrab disapa Coach Nath ini menurunkan tiga dari empat rookie, untuk menghadapi NSH. Mereka adalah Nickylaus Satria Ramandaru, Reiner Hadrian Hutasoit (shooting guard), dan Andrey Rido Mahardika (point guard).

Hasilnya ternyata cukup memuaskan. Ketiga rookie tersebut memegang peran besar dalam pertandingan dan turut mengantar PJ meraih kemenangan 93-49.

”Saya puas dengan performa tim sejauh ini. Pemain muda yang saya beri kesempatan bertanding juga tampil impresif. Saya yakin, mereka akan makin berkembang karena musim ini masih panjang,” ujar Canson usai pertandingan.

Andrey menjadi rookie paling menonjol pada pertandingan ini. Alumni DBL Indonesia All-Star 2012 ini sama sekali tidak canggung saat menjalani debutnya di pertandingan NBL. Point guard yang akrab disapa Edo ini menyumbang sembilan poin dalam laga tersebut.

”Saya termotivasi bermain bagus karena kepercayaan dan bimbingan yang diberikan oleh pelatih. Saya tak mau membuang kesempatan emas ini,” ungkap pemain kelahiran 17 Agustus 1995 itu.

Dominasi PJ terlihat jelas sejak kuarter satu. Berkali-kali drive pemain Pelita Jaya menyulitkan NSH dan membuahkan poin. Bahkan, PJ sempat unggul jauh 17-0.

NSH baru bisa memecah kebuntuan melalui tembakan dua poin Max Yanto yang menerima assist dari Juliano Gandhi, pada pertengahan kuarter satu. PJ mengakhiri kuarter ini dengan skor jauh 29-8.

Pada kuarter kedua, Andy “Batam” Pedjakesuma membuat pertahanan NSH tak berdaya. Fast break yang dilancarkan Batam, membuat PJ makin unggul jauh. PJ mencetak 22 poin di kuarter dua dan menutup kuarter ini dengan 51-26.

PJ terus mempertahankan tempo permainan di kuarter tiga dan empat hingga menutup pertandingan dengan skor 93-49.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X