Carsten Mogensen, Ahli Tenangkan Pemain Muda India

Kompas.com - 28/08/2013, 13:14 WIB
Pebulu tangkis Denmark, Carsten Mogensen (kiri), melakukan tos bersama partnernya di nomor ganda campuran, Aparna Balan (India), setelah berhasil mencetak angka pada pertandingan melawan Tarun Kona/Gadre Pradnya, di Indian Badminton League (IBL), Hyderabad, India, Selasa (27/8/2013). FACEBOOK.COM/THEBANGABEATSPebulu tangkis Denmark, Carsten Mogensen (kiri), melakukan tos bersama partnernya di nomor ganda campuran, Aparna Balan (India), setelah berhasil mencetak angka pada pertandingan melawan Tarun Kona/Gadre Pradnya, di Indian Badminton League (IBL), Hyderabad, India, Selasa (27/8/2013).
Penulis Norma Gesita
|
EditorPipit Puspita Rini
HYDERABAD, KOMPAS.com - Pebulu tangkis Denmark, Carsten Mogensen, memperlihatkan hasil gemilang saat dikontrak Banga Beats untuk bermain di Indian Badminton League (IBL) yang berlangsung 14-31 Agustus, di enam kota berbeda di India.

Pemain yang biasa berpasangan dengan Mathias Boe ini harus berpisah sementara dari rekannya tersebut. Boe membela tim berbeda, yakni Awadhe Warriors, berpasangan dengan Markis Kido dari Indonesia.

Mogensen punya tugas lebih berat bersama Beats. Ia harus berpasangan dengan pemain muda India yang belum terlalu berpengalaman, Akshay Dewalkar, di nomor ganda. Tak hanya itu, ia juga harus turun di nomor ganda campuran.

Di ganda campuran biasanya dia berpasangan dengan Carolina Marin, yang normalnya adalah pemain tunggal. Tetapi, pada laga terakhir Beats melawan Hyderabad Hotshots, Selasa (27/8/2013), Mogensen berganti pasangan, berpartner dengan pemain muda India lainnya, Aparna Balan.

Berpasangan dengan pemain yang bisa dikatakan belum terlalu berpengalaman, jelas jadi pekerjaan tambahan bagi Mogensen. Tak heran jika dia beberapa kali harus menelan kekalahan pada laga-laga awal IBL.

Tetapi, Mogensen berhasil menutup kiprahnya di IBL dengan sumbangan dua kemenangan saat Beats bertemu Hotshots. Mogensen/Dewalkar mengalahkan ganda putra Malaysia, V Shem Goh/Khim Wah Lim, sementara bersama Balan, Mogensen menang atas Tarun Kona/Gadre Pradnya.

Dewalkar dan Balan yang awalnya merasa tegang saat memasuki lapangan, mengaku bisa lebih tenang dan percaya diri, karena Mogensen selalu memberi semangat serta saran yang mendukung.

"Balan bermain cukup bagus. Tapi partner saya ini tegang sekali di game pertama. Tapi di game selanjutnya barulah dia bisa lebih tenang," kata Mogensen usai pertandingan melawan Kona/Pradnya di Hyderabad, India, Selasa (27/8/2013).

"Saya sangat tegang karena ini pertandingan terakhir untuk Banga Beats. Untung partner saya (Mogensen) selalu mengingatkan agar bermain lebih santai. Saya merasa sangat bersyukur bisa berpartner dengannya, meski hanya sementara," ungkap Balan.

Perjalanan Mogensen dan Beats di IBL tahun ini harus berakhir, karena mereka tertahan di peringkat terbawah klasemen, dan gagal lolos ke semifinal.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X