Kompas.com - 27/08/2013, 16:12 WIB
Wakil Pemimpin Redaksi, Budiman Tanuredjo (kiri), memberikan keterangan pers didampingi perwakilan dari Perusahaan Gas Negara (PGN), Wahid Sutopo, di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah, Selesa (27/8/2013). KOMPAS.COM/NORMA GESITAWakil Pemimpin Redaksi, Budiman Tanuredjo (kiri), memberikan keterangan pers didampingi perwakilan dari Perusahaan Gas Negara (PGN), Wahid Sutopo, di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah, Selesa (27/8/2013).
Penulis Norma Gesita
|
EditorPipit Puspita Rini
JAKARTA, KOMPAS.com - Harian KOMPAS bekerjasama dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), akan kembali menggelar acara tahunan, jelajah sepeda, sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup.

Tahun ini, jelajah sepeda akan berlangsung selama 14 hari. Dimulai pada 31 Agustus di Tugu Nol Kilometer Indonesia, Pulau We, Sabang, dan berakhir pada 13 September di kota Padang. Total jarak yang ditempuh adalah 1.539 kilometer.

"Ini adalah tugas mulia untuk melawan pemanasan global. Rencananya kami akan merajut Indonesia dengan bersepeda, dari Sabang sampai Merauke. Tidak langsung, sebelumnya kami sudah menjelajahi berbagai wilayah, termasuk jelajah sepeda tahun lalu, Bali-Komodo. Tahun ini Sabang - Padang.

"Targetnya, tahun 2015 nanti kami akan benar-benar menggelar jelajah sepeda keliling Indonesia dari Sabang sampai Merauke," terang Wakil Pemimpin Redaksi, Budiman Tanuredjo, di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah, Selesa (27/8/2013).

Jelajah sepeda Sabang-Padang ini diikuti 50 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai komunitas sepeda di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Manado, Padang, Medan, dan Banda Aceh.

Tak ada satupun dari peserta jelajah sepeda ini yang merupakan atlet balap sepeda. Mereka adalah kaum profesional dari berbagai profesi, yakni wartawan, pengusaha, karyawan swasta dan manajer perusahaan. Mereka ingin menunjukkan bahwa bersepeda itu menyehatkan, dan ingin menularkannya pada seluruh lapisan masyarakat.

"Acara ini sejalan dengan visi dan misi PGN untuk meneruskan energi baik, yang dapat menciptakan lingkungan dan masyarakat berkualitas. Kami berharap kegiatan ini menjadi kampanye positif untuk melestarikan lingkungan hidup," kata perwakilan PGN, Wahid Sutopo.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Mereda, Daud Yordan Ingin Bertarung Sesering Mungkin

Pandemi Mereda, Daud Yordan Ingin Bertarung Sesering Mungkin

Sports
Perjalanan Indonesia ke Final Piala Thomas 2020: Lewati Grup Neraka, Libas Malaysia, Permalukan Denmark

Perjalanan Indonesia ke Final Piala Thomas 2020: Lewati Grup Neraka, Libas Malaysia, Permalukan Denmark

Badminton
Persija Vs Arema, Manahan Jadi 2 Sisi Koin bagi Macan dan Singo Edan

Persija Vs Arema, Manahan Jadi 2 Sisi Koin bagi Macan dan Singo Edan

Liga Indonesia
Link Live Streaming Final Piala Thomas Indonesia Vs China, Mulai 18.00 WIB

Link Live Streaming Final Piala Thomas Indonesia Vs China, Mulai 18.00 WIB

Badminton
Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs China di Final Piala Thomas 2020

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs China di Final Piala Thomas 2020

Badminton
Paul Munster Ungkap Momen Kunci Laga Bhayangkara FC Vs Persib

Paul Munster Ungkap Momen Kunci Laga Bhayangkara FC Vs Persib

Liga Indonesia
Piala Thomas 2020, Arti Penting Kemenangan atas Denmark bagi Fajar/Rian

Piala Thomas 2020, Arti Penting Kemenangan atas Denmark bagi Fajar/Rian

Badminton
Indonesia Menuju Final Piala Thomas, Cara Unik Coach Herry IP Sebut Pemain Lawan

Indonesia Menuju Final Piala Thomas, Cara Unik Coach Herry IP Sebut Pemain Lawan

Sports
Final Piala Thomas Indonesia Vs China, Adu Kuat 2 Negara Penguasa

Final Piala Thomas Indonesia Vs China, Adu Kuat 2 Negara Penguasa

Badminton
Rekor Pertemuan Indonesia Vs China di Final Piala Thomas

Rekor Pertemuan Indonesia Vs China di Final Piala Thomas

Badminton
Persija Vs Arema FC, Angelo Alessio Tak Silau Kualitas Singo Edan

Persija Vs Arema FC, Angelo Alessio Tak Silau Kualitas Singo Edan

Liga Indonesia
Patson Daka: Berlian dari Zambia, Penerus Jamie Vardy di Lini Depan Leicester

Patson Daka: Berlian dari Zambia, Penerus Jamie Vardy di Lini Depan Leicester

Sports
Juventus Vs AS Roma: Ketika Jose Mourinho Menyapa Lagi Musuh Lama…

Juventus Vs AS Roma: Ketika Jose Mourinho Menyapa Lagi Musuh Lama…

Liga Italia
Piala Thomas - Saat Pelatih Denmark 'Angkat Topi' untuk Indonesia...

Piala Thomas - Saat Pelatih Denmark "Angkat Topi" untuk Indonesia...

Badminton
Robert Ungkap Kunci Kemenangan Persib atas Bhayangkara FC

Robert Ungkap Kunci Kemenangan Persib atas Bhayangkara FC

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.