Kompas.com - 11/08/2013, 21:16 WIB
Penulis Norma Gesita
|
EditorPipit Puspita Rini
GUANGZHOU, KOMPAS.com - Bukan rahasia lagi bahwa pelatih kepala bulu tangkis China, Li Yongbo, memiliki cara yang sangat keras untuk mendidik pasukannya. Hasilnya memang cukup nyata, anak didik Li Yongbo berhasil menguasai bulu tangkis dunia.
 
Tapi di BWF World Championships atau Kejuaraan Dunia 2013, China tak terlalu dominan. Salah satu buktinya, tidak ada final sesama China. Bahkan di ganda putra, mereka tak bisa meloloskan satu wakil pun di final.

Kondisi ini diperparah dengan kegagalan dua wakil mereka di final. Li Xuerui yang merupakan tunggal putri nomor satu dunia, harus mengakui keunggulan pemain muda Thailand, Ratchanok Intanon. Sementara ganda campuran yang juga nomor satu dunia, Xu Chen/Ma Jin, takluk dari pasangan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Dua gelar China didapat dari ganda putri, Wang Xiaoli/Yu Yang, dan tunggal putra, Lin Dan. Untuk mendapatkan dua gelar ini, mereka harus berjuang habis-habisan hingga tiga game.

Bagi para pemain yang gagal, mereka harus siap-siap menghadapi omelan Li Yongbo. Terutama bagi Li Xuerui yang sejak awal sudah dijagokan Li Yongbo untuk meraih gelar juara.

Li Xuerui menyadarai konsekuensi dari kekalahannya dan mengaku siap menghadapi Li Yongbo. "Ini adalah pengalaman pertama saya di World Championships. Sebelum melaju ke final, saya telah memenangkan pertandingan tanpa kehilangan game. Tentu harapan pelatih menjadi sangat tinggi. Sekarang saya sudah siap menghadapi pelatih kepala," aku Li Xuerui.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber SINA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.