Lari Gawang, Minim Toleransi Saat Latihan

Kompas.com - 24/07/2013, 21:15 WIB
Pelari gawang, Dedeh Erawati, melompati rintangan saat latihan rutin di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (24/7/2013). KOMPAS.COM/NORMA GESITAPelari gawang, Dedeh Erawati, melompati rintangan saat latihan rutin di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (24/7/2013).
Penulis Norma Gesita
|
EditorPipit Puspita Rini

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih nasional lari gawang, Kikin Ruhuddin, memuji dua atletnya yang akan diturunkan pada SEA Games 2013 di Myanmar, akhir tahun nanti, karena menunjukkan kemajuan yang membanggakan selama proses latihan.

Pelari gawang senior Dedeh Erawati masih akan menjadi andalan Indonesia untuk meraih medali dari nomor 100 meter. Dedeh telah menjalani dua kali try out dan catatan waktunya kian membaik.

Try out di Bangkok tanggal 4 Mei waktunya 13,62 (detik), di Hongkong tanggal 27 Juni meningkat jadi 13,51 (detik),” kata Kikin di sela latihan rutin di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (24/7/2013).

Sementara itu, Adrian berhasil melampaui rekornya sendiri pada SEA Games 2011. Adrian membuat catatan waktu 51,65 detik pada nomor 400 meter di Hongkong Open yang merupakan try out kedua, Juni lalu. Ia berhasil melampaui catatan waktu sebelumnya, 51,70 detik, pada SEA Games 2011 dan 52,4 detik pada try out pertama di Taiwan, Mei lalu.

“Adrian baru datang ke pelatnas empat bulan yang lalu. Dia langsung latihan dan peningkatannya sangat baik,” ujar Kikin.

Dengan hasil yang baik ini, Kikin berharap kedua atletnya bisa menyumbangkan emas di SEA Games. ”Target kami tentu yang terbaik. Dedehkan atlet senior. (SEA Games) tahun 2007 dan 2009 dia dapat emas, (SEA Games) 2011 kemarin dapat perak, kalah dari atlet Thailand. Harapannya, ya, semoga bisa dapat emas lagi,” tutur Kikin.

Untuk makin mematangkan persiapan, kemampuan Dedeh dan Adrian akan terus diuji. ”Masih ada satu kali try out di Kejurnas (Kejuaraan Nasional) Atletik tanggal 4 September nanti,” kata Kikin.

Proses latihan lari gawang berjalan normal, tanpa ada banyak perubahan meski Dedeh dan Adrian sedang berpuasa. Latihan sore hanya dikurangi setengah jam, tanpa ada toleransi lainnya. Dengan porsi latihan yang tak banyak berkurang, Kikin berharap anak didiknya akan bisa mendapat hasil yang maksimal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X