Atlet "Handball" Malaysia Perkosa Petugas Pertandingan

Kompas.com - 10/07/2013, 16:09 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
EditorTjahjo Sasongko
KUALA LUMPUR, Kompas.com - Dunia olah raga Malaysia diguncang skandal memalukan saat tiga pemain bola tangan (handball) melakukan tindakan perkosaan secara beramai-ramai terhadap seorang  petugas pertandingan.

Sieh Koh Chi, Sekretaris Jenderal Dewan Olimpik Malaysia  mengaku peristiwa yang terjadi saat pesta Olah Raga Malaysia pada 3 Juli lalu tersebut sangat mengejutkan. Pesta olah raga ini berlangsung antara negara bagian di Malaysia.

Korban tindakan "gang-rape"ini adalah seorang petugas penghubung (liason officer) berusia 19 tahun. Ia sebenarnya bertugas sebagai penghubung di  cabang bola tangan puteri.

Korban diketahui diperkosa oleh tiga atlet bola tangan putera dalam keadaan di bawah pengaruh minuman beralkohol. Parahnya, tindak perkosaan ini justru terjadi di perkampungan atlet. Tiga atlet pria berusia antara 18-19 tahun tersebut sudah ditahan sejak Jumat lalu.

Peter Velappan, mantan sekjen Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) menyebut tindakan ini merupakan yang pertama di Malaysia dan akan mencoreng citra olah raga negeri tersebut. "Para pelaku harus ditindak,"kata Velappan.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X