Kompas.com - 05/07/2013, 19:09 WIB
Petenis Skotlandia, Andy Murray, melempar wristband ke penonton, setelah memenangi laga perempat final turnamen Grand Slam Wimbledon, melawan Fernando Verdasco, Rabu (3/7/2013). AP/JONATHAN BRADYPetenis Skotlandia, Andy Murray, melempar wristband ke penonton, setelah memenangi laga perempat final turnamen Grand Slam Wimbledon, melawan Fernando Verdasco, Rabu (3/7/2013).
EditorPipit Puspita Rini
LONDON, KOMPAS.com — Semifinal kedua turnamen Grand Slam Wimbledon akan mempertemukan andalah tuan rumah, Andy Murray, dengan kejutan terbesar tahun ini, Jerzy Janowicz.

Dua petenis sudah pernah bertemu dua kali sebelumnya. Pertama pada 2009 saat Murray keluar sebagai pemenang. Kedua, di Paris Masters 2012, ketika Janowicz berhasil meraih kemenangan.

Janowicz adalah underdog dengan servis pertama yang keras dan forehand yang sulit diantisipasi lawan. Dia baru saja membuat sejarah sebagai pria Polandia pertama yang lolos ke semifinal Wimbledon, bahkan di semua turnamen Grand Slam.

Pencapaian ini semakin terasa luar biasa karena ini merupakan kali kedua bagi Janowicz turun di babak utama Wimbledon. Prestasi itu bisa jadi beban atau justru penambah semangat bagi petenis 22 tahun tersebut.

Adapun Murray sudah pasti akan membawa beban berat di pundaknya, yakni harapan semua warga Inggris Raya. Murray nyaris tak bisa mengatasi beban ini saat menjalani laga perempat final melawan Fernando Verdasco.

Artinya, dia akan punya dua pekerjaan besar pada pertandingan yang akan berlangsung setelah laga antara Novak Djokovic dan Juan Martin del Potro. Pertama, dia harus bisa mengatasi servis keras sang lawan yang memiliki tinggi 2,03 meter.

Kedua, dia harus bisa mengatasi tekanan yang datang dari harapan semua pendukungnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dibandingkan Janowicz, Murray jelas punya banyak keunggulan. Ini adalah semifinal Grand Slam ke-13 sepanjang kariernya. Mental bertandingnya juga luar biasa, apalagi sejak ditangani pelatih Ivan Lendl.

Tahun lalu, Murray harus menangis di akhir turnamen karena kalah dari Roger Federer di final. Dua hari lalu, dia nyaris tersingkir di perempat final, hingga akhirnya menang atas Verdasco.

Pengalaman-pengalaman seperti ini seharusnya membuat Murray jadi lebih tangguh. Kita nantikan saja, mampukah dia kali ini menghadapi tekanan dari Janowicz dan juga para pendukungnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Sumber ATP
    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Rekap Hasil Denmark Open 2021 - 6 Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar

    Rekap Hasil Denmark Open 2021 - 6 Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar

    Badminton
    Klasemen Liga Champions: Catatan Buruk Iringi Keterpurukan Milan

    Klasemen Liga Champions: Catatan Buruk Iringi Keterpurukan Milan

    Liga Champions
    Messi di Laga PSG Vs Leipzig: Pelukan Hangat Ronaldinho Berujung Gol Kemenangan

    Messi di Laga PSG Vs Leipzig: Pelukan Hangat Ronaldinho Berujung Gol Kemenangan

    Sports
    WSBK Mandalika, Sirkuit Baru untuk Juara Baru?

    WSBK Mandalika, Sirkuit Baru untuk Juara Baru?

    Sports
    Hasil Lengkap Liga Champions: Madrid Pesta 5 Gol, Milan Kalah Lagi

    Hasil Lengkap Liga Champions: Madrid Pesta 5 Gol, Milan Kalah Lagi

    Liga Champions
    Hasil Porto Vs Milan - Tumbang 1-0, Rossoneri Kalah Beruntun di Liga Champions

    Hasil Porto Vs Milan - Tumbang 1-0, Rossoneri Kalah Beruntun di Liga Champions

    Liga Champions
    Hasil Atletico Madrid Vs Liverpool - Griezmann Kartu Merah, The Reds Menang 3-2

    Hasil Atletico Madrid Vs Liverpool - Griezmann Kartu Merah, The Reds Menang 3-2

    Liga Champions
    Hasil PSG Vs RB Leipzig - Messi Pahlawan, Les Parisiens Menang 3-2

    Hasil PSG Vs RB Leipzig - Messi Pahlawan, Les Parisiens Menang 3-2

    Liga Champions
    Hasil Liga Champions Shakhtar Vs Real Madrid, Los Blancos Pesta Gol 5-0

    Hasil Liga Champions Shakhtar Vs Real Madrid, Los Blancos Pesta Gol 5-0

    Sports
    Hasil Inter Milan Vs FC Sheriff, Nerazzurri Akhiri Kejutan Sang Lawan dengan Kemenangan 3-1

    Hasil Inter Milan Vs FC Sheriff, Nerazzurri Akhiri Kejutan Sang Lawan dengan Kemenangan 3-1

    Liga Champions
    HT Atletico Madrid Vs Liverpool - Griezmann Cetak Brace, Skor Imbang 2-2

    HT Atletico Madrid Vs Liverpool - Griezmann Cetak Brace, Skor Imbang 2-2

    Liga Champions
    Hasil Club Brugge Vs Man City - Hujan 6 Gol, The Citizens Menang 5-1

    Hasil Club Brugge Vs Man City - Hujan 6 Gol, The Citizens Menang 5-1

    Liga Champions
    Link Live Streaming Shakhtar Donetsk Vs Real Madrid, Kick-off 02.00 WIB

    Link Live Streaming Shakhtar Donetsk Vs Real Madrid, Kick-off 02.00 WIB

    Liga Champions
    Link Live Streaming PSG Vs Leipzig di Liga Champions, Kick-off 02.00 WIB

    Link Live Streaming PSG Vs Leipzig di Liga Champions, Kick-off 02.00 WIB

    Liga Champions
    Link Live Streaming Porto Vs AC Milan, Kick-off 02.00 WIB

    Link Live Streaming Porto Vs AC Milan, Kick-off 02.00 WIB

    Liga Champions
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.