Kompas.com - 02/07/2013, 00:18 WIB
Petenis Polandia, Agnieszka Radwanska, mengembalikan bola Tsvetana Pironkova dari Bulgaria, saat berhadapan di babak keempat turnamen grand slam Wimbledon, Senin (1/7/2013). AP/ANJA NIEDRINGHAUSPetenis Polandia, Agnieszka Radwanska, mengembalikan bola Tsvetana Pironkova dari Bulgaria, saat berhadapan di babak keempat turnamen grand slam Wimbledon, Senin (1/7/2013).
EditorPipit Puspita Rini
LONDON, KOMPAS.com — Agnieszka Radwanska adalah unggulan tertinggi, yakni empat, yang tersisa di turnamen grand slam Wimbledon tahun ini. Serena Williams, Maria Sharapova, dan Victoria Azarenka, yang adalah tiga unggulan teratas, sudah resmi tersingkir.

Radwanska yang tahun lalu lolos ke final dan kalah dari WIlliams bertemu Tsvetana Pironkova di babak keempat. Radwanska sempat berada pada posisi sulit saat kalah 4-6 di set pertama.

Tetapi, petenis Polandia tersebut bangkit dan berhasil memenangi dua set berikutnya dengan 6-3 dan 6-3, yang mengantarnya ke perempat final.

Di babak ini, dia akan bertemu petenis China, Li Na, yang merupakan unggulan keenam. Ini akan jadi pertemuan ke-11 mereka sepanjang karier atau yang ketiga tahun ini. Dari 10 pertemuan sebelumnya, Li Na memimpin dengan rekor 6-4.

Mereka terakhir bertemu di perempat final Australian Open, Januari lalu, saat Li Na keluar sebagai pemenang dengan 7-5 dan 6-3.

Delapan petenis putri sudah memastikan diri lolos ke perempat final dan akan berebut empat tempat di semifinal, besok Selasa (2/6/2013).

Perempat final tunggal putri:
Sabine Lisicki (GER) vs Kaia Kanepi (EST)    
Agnieszka Radwanska (POL) vs Li Na(CHN)
Sloane Stephens (USA) vs Marion Bartoli (FRA)
Petra Kvitova (CZE) vs Kirsten Flipkens (BEL)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Perasaan Melati Daeva Oktaviani Usai Jalani Debut di Olimpiade

    Perasaan Melati Daeva Oktaviani Usai Jalani Debut di Olimpiade

    Badminton
    Hasil Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo - Medali Bertambah, Bulu Tangkis Perkasa

    Hasil Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo - Medali Bertambah, Bulu Tangkis Perkasa

    Sports
    Ada Rasa Bersalah di Balik Ucapan Syukur Eko Yuli Sang Peraih Medali Olimpiade Tokyo

    Ada Rasa Bersalah di Balik Ucapan Syukur Eko Yuli Sang Peraih Medali Olimpiade Tokyo

    Sports
    Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

    Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

    Sports
    Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

    Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

    Sports
    Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

    Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

    Badminton
    Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

    Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

    Sports
    Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

    Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

    Badminton
    Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

    Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

    Sports
    Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

    Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

    Sports
    Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

    Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

    Sports
    Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

    Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

    Sports
    Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

    Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

    Internasional
    Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

    Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

    Sports
    Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

    Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

    Sports
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X