Kompas.com - 13/05/2013, 19:48 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

JAKARTA, KOMPAS.com-  Sebanyak 15 atlet panahan Indonesia gagal mengikuti Piala Dunia Panahan (Archery World Cup) Seri I di Shanghai, China, 13-19 Mei 2013.

Rombongan seharusnya berangkat sejak Sabtu tanggal 11 Mei 2013, namun terpaksa batal karena uang saku dan uang akomodasi belum dicairkan.

Para pemanah tersebut adalah atlet Pelatnas yang akan bertanding di SEA Games 2013 di Myanmar.

Menurut Sekjen Pengurus Pusat Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani) Alman Hudri, Senin (13/5/2013), tiket pesawat ke China sebenarnya sudah siap, namun uang saku atlet dan uang akomodasi tidak ada.

Uang saku dan uang akomodasi bisa ditalangi dulu oleh PP Perpani. "Tapi kami khawatir kalau tidak disetujui oleh Dewan Pelaksana Program Indonesia Emas (Prima) . Lagipula waktunya sudah sangat mepet karena hari Jumat (10/5) baru disetujui untuk berangkat," ujarnya.

Alman mengungkapkan, sebagai gantinya para pemanah akan mengikuti Piala Dunia Panahan Seri II yang akan berlangsung di Antalya, Turki, 10-16 Juni 2013. Mulai sekarang persiapan ke Turki sudah dilakukan terutama soal dana agar tidak batal lagi.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X