Kompas.com - 23/04/2013, 22:19 WIB
EditorA. Tjahjo Sasongko

SURABAYA, Kompas.com - Tim Dell Aspac Jakarta mengunci gelar juara musim reguler kompetisi Liga Bola Basket Nasional (NBL) Indonesia, kendati pertandingan seri terakhir masih berlangsung hingga Minggu (28/4).
     
Kepastian gelar itu didapat setelah Aspac mengalahkan Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga dengan skor 77-50 di DBL Arena, Surabaya, Selasa. Xaverius Prawiro dan kawan-kawan kini mengoleksi nilai 59 dari 30 pertandingan. Seumpama mereka kalah pada tiga laga sisa, Pelita Jaya Energi-MP Jakarta sebagai pesaing terdekat dengan 56 poin tidak akan mampu menggusur Aspac.
     
"Keberhasilan ini patut kami syukuri. Namun, hasil ini belum apa-apa, karena masih ada babak championship series yang persaingan jauh lebih ketat untuk menuju juara NBL musim ini," kata Pelatih Aspac Jakarta Rastafari Horongbala.
     
Menghadapi tim papan bawah Satya Wacana, Aspac mendominasi permainan sejak kuarter pertama. Kehadiran "center" Isman Thoyib di bawah ring mampu menahan gempuran pemain-pemain lawan.

Pemain Satya Wacana seperti Valentino Wuwungan, Eko Nasution, Firman Nugroho, dan Luthfianes Gunawan kesulitan menghadapi Isman Thoyib sehingga mereka mengandalkan serangan melalui tembakan Respati Ragil dan Yosua. Respati Ragil menjadi pendulang poin terbanyak bagi Satya Wacana dengan 15 poin.
     
Sementara dari kubu Aspac, pemain debutan (rookie) Andakara Prastawa mencetak rekor perolehan angka tertinggi dalam satu game dengan membukukan 30 poin. Ia memasukkan enam dari 16 usaha tembakan tiga angka dan mencatat rata-rata "field goals" 45 persen.

Aspac juga mendapat kontribusi penting dari Pringgo Regowo yang menyumbangkan 10 poin atau lima poin lagi untuk bergabung dalam daftar pemain yang mencetak 1.000 poin di NBL Indonesia.

Pada pertandingan lainnya, Pelita Jaya Energi-MP Jakarta memantapkan diri di peringkat kedua setelah menang telak 92-45 atas tim lemah Tonga BSC Jakarta.

Tonga BSC yang hanya berkekuatan sembilan pemain tidak memberikan perlawanan berarti terhadap Pelita Jaya.  Semua pemain yang diturunkan Pelatih Pelita Jaya Nathaniel Canson pada laga itu mencetak angka, tertinggi dibukukan Ary Chandra dengan 18 poin, Andy Batam (15), Daniel Wenas (13), dan Dimas Aryo (10).

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perasaan Melati Daeva Oktaviani Usai Jalani Debut di Olimpiade

Perasaan Melati Daeva Oktaviani Usai Jalani Debut di Olimpiade

Badminton
Hasil Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo - Medali Bertambah, Bulu Tangkis Perkasa

Hasil Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo - Medali Bertambah, Bulu Tangkis Perkasa

Sports
Ada Rasa Bersalah di Balik Ucapan Syukur Eko Yuli Sang Peraih Medali Olimpiade Tokyo

Ada Rasa Bersalah di Balik Ucapan Syukur Eko Yuli Sang Peraih Medali Olimpiade Tokyo

Sports
Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

Sports
Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Sports
Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Badminton
Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Sports
Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Sports
Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Sports
Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Sports
Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Internasional
Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Sports
Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X