Kompas.com - 27/02/2013, 22:59 WIB
EditorA. Tjahjo Sasongko

RAMALLAH, KOMPAS.com — Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengajak atlet pelari dan sponsor untuk memboikot lomba maraton Jerusalem 2013 sebagai bentuk sikap antikependudukan Israel.

Menurut PLO—satu faksi di negara Palestina, penolakan itu ditujukan pada tindakan Israel yang telah melanggar hak asasi manusia dengan melakukan pendudukan wilayah timur Jerusalem. PLO mengatakan bahwa wilayah tersebut adalah wilayah negara Palestina.

Dalam pernyataannya, PLO bersama Komite Olimpik Palestina serta Federasi Atletik Palestina menyebut penyelenggaraan lomba tersebut memperlihatkan sikap demonstratif Pemerintah Israel yang "rasial" dengan membuat rute dari barat ke timur. Menurut mereka, semua wilayah di Jerusalem tersebut telah bersatu.

"Memberi sponsor atau ikut serta dalam lomba ini menunjukkan simpati atau dukungan baik secara individu maupun kelompok atas pendudukan Israel serta kebijakan rasial di Jerusalem."

Israel menguasai Jerusalem timur dalam perang enam hari yang berlangsung pada 1967.

Lomba maraton Jerusalem akan berlangsung pada Jumat dan melombakan nomor maraton 42 kilometer serta setengah maraton dengan jarak hanya 10 kilometer.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.