Setya Novanto Diminta Bersaksi Kasus Suap Proyek PON - Kompas.com

Setya Novanto Diminta Bersaksi Kasus Suap Proyek PON

Kompas.com - 09/01/2013, 23:47 WIB

PEKANBARU, Kompas.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyurati Ketua Fraksi Partai Golkar DPR-RI Setya Novanto untuk memberikan kesaksian pada sidang lanjutan kasus dugaan suap proyek PON XVIII 2012 Riau.
     
"Kami juga menjadwalkan pemanggilan untuk Setya Novanto sebagai saksi kasus suap PON Riau," kata JPU dari KPK, Riyono, Rabu sore, usai menggelar sidang kasus yang sama.
     
Pada sidang di Pengadilan Tipikor Pekanbaru itu, JPU menghadirkan terdakwa Lukman Abbas dan empat saksi yakni Anggota Komisi X DPR-RI dari Partai Golkar Kahar Muzakir, Ketua DPRD Riau Johar Firdaus dan Satria Hendri dari PT Adhi Karya serta Anton Ramayadi dari PT Pembangunan Perumahan
     
Dia mengatakan, Setya Novanto dipanggil untuk memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor Pekanbaru pada Kamis (10/1) karena sebelumnya sempat disidik terkait kasus yang sama. "Setya diduga mengetahui adanya aliran dana suap di kalangan anggota DPRD Riau dan DPR-RI," katanya.
     
Surat pemanggilan untuk Setya Novanto, kata dia, sudah dilayangkan dan kemungkinan besar Ketua FPG ini bakal memenuhi panggilan.
     
Kehadiran Setya Novanto menurut JPU sangat penting karena terdakwa Lukman Abbas mengaku membagikan uang ke FPG DPR-RI.
     
Pada sidang sebelumnya, Lukman Abbas selaku terdakwa kasus dugaan suap proyek Pekan Olahraga Naional (PON) Riau sempat membuka soal aliran dana yang ternyata sampai ke para legislator di DPR-RI.
     
Lukman menyebutkan, menyediakan uang sekitar Rp9 miliar dalam mata uang dolar AS untuk FPG. Tujuannya, FPG mengabulkan penambahan dana APBN untuk PON di Riau. Dana yang diusulkan mencapai Rp200 miliar lebih.
     
Untuk memuluskan keinginan tersebut, Pemprov Riau lewat Lukman Abbas yang waktu itu menjabat Kadispora Riau, diminta untuk memberikan uang.

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorA. Tjahjo Sasongko
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Mueller: Lawan Real Madrid, Bayern Harus Tampil Sempurna

    Mueller: Lawan Real Madrid, Bayern Harus Tampil Sempurna

    Liga Champions
    Hendra/Ahsan dan Angga/Rian ke Babak Utama

    Hendra/Ahsan dan Angga/Rian ke Babak Utama

    Olahraga
    Toni Kroos Kenang Memori 'Treble Winner' di Bayern Muenchen

    Toni Kroos Kenang Memori "Treble Winner" di Bayern Muenchen

    Liga Champions
    Mario Gomez: Persija Bukan Hanya Simic

    Mario Gomez: Persija Bukan Hanya Simic

    Liga Indonesia
    Gol Pertama Persis Jadi Biang Kekalahan Semen Padang

    Gol Pertama Persis Jadi Biang Kekalahan Semen Padang

    Liga Indonesia
    Liverpool Vs AS Roma, Henderson Sebut Lawan Lebih Favorit

    Liverpool Vs AS Roma, Henderson Sebut Lawan Lebih Favorit

    Liga Champions
    Ilham Udin Mulai Nyaman Berkarier di Malaysia

    Ilham Udin Mulai Nyaman Berkarier di Malaysia

    Liga Indonesia
    Kapten Napoli, Marek Hamsik, Berharap Juventus Kembali Gagal Menang

    Kapten Napoli, Marek Hamsik, Berharap Juventus Kembali Gagal Menang

    Liga Italia
    Tampines Rovers Vs Persija, Ada Bonus bagi Skuad Macan Kemayoran

    Tampines Rovers Vs Persija, Ada Bonus bagi Skuad Macan Kemayoran

    Liga Indonesia
    Tampines Rovers Vs Persija, Tuan Rumah Siapkan Kejutan

    Tampines Rovers Vs Persija, Tuan Rumah Siapkan Kejutan

    Liga Indonesia
    Dani Alves: Barcelona adalah Rumah Saya

    Dani Alves: Barcelona adalah Rumah Saya

    Liga Spanyol
    Evan Dimas: Kapan Pun Timnas Memanggil, Saya Selalu Siap

    Evan Dimas: Kapan Pun Timnas Memanggil, Saya Selalu Siap

    Liga Lain
    Dovizioso Tidak Mau Gegabah Terkait Kontrak Baru dengan Ducati

    Dovizioso Tidak Mau Gegabah Terkait Kontrak Baru dengan Ducati

    Olahraga
    Valentino Rossi Ingin Bangkit pada Seri Eropa MotoGP 2018

    Valentino Rossi Ingin Bangkit pada Seri Eropa MotoGP 2018

    Olahraga
    Angga/Rian Menang Dua Kali

    Angga/Rian Menang Dua Kali

    Olahraga

    Close Ads X