Di Ducati, Dovizioso Tak Ingin Terpengaruh oleh Rossi

Kompas.com - 31/10/2012, 22:33 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

KOMPAS.com - Andrea Dovizioso akan segera mengakhiri kinerjanya bersama tim satelit Yamaha Tech 3 di arena MotoGP musim 2012. Tinggal satu seri lagi, yakni di Valencia pada 11 November mendatang, pebalap Italia itu akan beralih ke tim Ducati, yang sudah mengontraknya selama dua tahun.

Di tim Italia tersebut, Dovizioso akan menggantikan posisi Valentino Rossi, yang memutuskan untuk kembali bergabung dengan Yamaha. Selama dua musim bersama Ducati, Rossi menemui hambatan besar sehingga dia mengalami musim terburuk sepanjang kariernya yaitu tak pernah sekali pun menjadi juara.

Meskipun Rossi "gagal" di Ducati, Dovizioso tak khawatir. Mantan pebalap Repsol Honda ini tetap optimistis bisa mengubah arah peruntungan Ducati, dan dia tak mau terpengaruh oleh hasil yang sudah diraih "The Doctor".

"Ketika Rossi finis di posisi kedua di Misano, saya menyadari bahwa dia memiliki keuntungan di sana yang harus dicoba. Saya membayangkan itu. Saya tidak memikirkan tentang fakta bahwa Valentino lebih banyak gagal dibandingkan biasanya dengan Desmosedici, tetapi saya tidak akan terpengaruh dengan hasilnya," ujar Dovizioso usai GP Australia akhir pekan lalu.

"Saya pergi ke sana untuk meraih kesuksesan. Saya akan menjadi perangsang bagi tim. Tentu saja hal itu memerlukan waktu, tetapi dua tahun merupakan waktu yang panjang," tambah Dovizioso, yang finis di posisi keempat di Sirkuit Phillip Island itu.

Dovizioso pun membantah bahwa hanya rangsangan itu merupakan faktor utama dirinya bergabung. Diakuinya, uang juga menjadi hal penting atas pilihannya tersebut.

"Itu selalu membuat anda untuk mengambil sebuah keputusan. Uang memperlihatkan bagaimana sebuah rumah dipersiapkan untuk menginvestasi dan membuat anda meyakini proyek itu."

Mengenai keberhasilan Jorge Lorenzo menjadi juara dunia, Dovizioso mengakui bahwa rivalnya asal Spanyol tersebut pantas mendapatkannya. Karena, Lorenzo tak pernah gagal dalam sebuah lomba, sangat cepat, dan yang terpenting adalah konsisten.

Dovizioso dipastikan akan mengakhiri musim 2012 ini di posisi keempat. Dia tak mungkin bisa menggeser pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, yang memenangi GP Australia, karena tertinggal 30 poin, dan tak mungkin terkejar oleh rival terdekatnya, Alvaro Bautista, yang terpaut 43 angka.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X