Evander Holyfield Terlilit Utang dan Bangkrut

Kompas.com - 17/10/2012, 10:15 WIB
EditorErvan Hardoko

ATLANTA, KOMPAS.com — Nasib malang menimpa lima kali juara dunia tinju kelas berat, Evander Holyfield. Holyfield terpaksa melego sebagian besar harta berharga miliknya karena bangkrut dan terlilit utang yang mencapai 10 juta poundsterling atau sekitar Rp 154 miliar.

Evander Holyfield membuang percuma harta yang diraih dalam karier tinjunya selama 28 tahun sebesar 350 juta poundsterling atau sekitar Rp 5,4 triliun.

Gaya hidup mewah serta berbagai masalah pribadi membuat kondisi keuangan pria yang akan berusia 50 tahun pada pekan depan itu memburuk dan terpaksa berutang.

Sebagian besar hartanya itu habis untuk membayar biaya hidup 11 orang anak hasil hubungan dengan lima perempuan.

Bahkan, Holyfield terpaksa menjual murah rumah mewah yang memiliki 109 kamar dan 17 kamar mandi di Atlanta sebesar lima juta poundsterling (Rp 77 miliar).

Holyfield juga akan menjual 20 pasang sarung tinju, jubah, celana, dan sepatu yang dikenakannya di berbagai pertarungan besar dan melegenda.

Tak hanya itu, emas dan jam tangan berlian, sabuk WBC, WBA, dan IBF, serta mobil antik Chevrolet Corvette 1962 warna merah miliknya juga siap dilelang.

"Saat ini saya sedang menghadapi masalah finansial yang sangat pelik, terutama untuk berurusan dengan ibu dari semua anak saya," kata Holyfield seperti dikutip Daily Mail.

Evander Holyfield merupakan petinju dengan penjualan memorabilia terbesar sepanjang sejarah. Meski sedang ditimpa masalah keuangan, Holyfield tetap berharap bisa menghadapi Klitschko bersaudara sebelum pensiun dari ring tinju.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X