Atlet Menembak Merasa Kecewa

Kompas.com - 02/09/2012, 04:05 WIB
Editor

jakarta, kompas - Sejumlah atlet menembak kecewa karena pemecahan rekor di PON XVIII/2012 di Riau terancam tak diakui karena arena menembak tidak layak untuk pertandingan.

Inca Ferry, atlet menembak DKI Jakarta, Sabtu (1/9), mengatakan, atlet yang rekornya tidak diakui tentunya merasa kecewa. Sebab, pemecahan rekor adalah puncak prestasi seorang atlet.

”Atlet yang rekornya tak diakui pasti patah hati. Apalagi PON mempertaruhkan kebanggaan daerah. Tapi sebagai atlet, kami akan tampil semaksimal mungkin. Arena tidak boleh menjadi kambing hitam,” kata Inca.

Menurut Iriantoni, atlet menembak DKI Jakarta, atlet kecewa dengan kondisi arena yang belum siap. ”Sejak saya ikut PON 1993 sampai PON 2008, baru sekarang venue menembak tidak siap,” ujarnya.

Swasti Kardin dan Vidia Rafika, keduanya juga atlet menembak DKI Jakarta, menegaskan, walaupun kondisi venue belum siap, mereka tetap fokus pada pertandingan.

Ketua KONI DKI Jakarta Winny Erwindia mengatakan, pihaknya belum mengambil sikap terhadap keputusan delegasi teknis yang menyatakan arena menembak tidak layak.

”Kami sangat berharap pembangunan arena menembak dapat dipercepat. Namun, jika belum layak juga, KONI DKI akan berunding dengan KONI provinsi lain untuk menyatakan sikap terhadap kondisi itu,” kata Winny.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Winny, kesepakatan seluruh pengurus KONI daerah sangat penting untuk menentukan apakah perlombaan menembak jadi digelar atau tidak.

Delegasi teknis cabang menembak yang menentukan kelayakan arena, Sita Razni, mengatakan, keputusan jadi atau tidaknya cabang menembak digelar, ada pada Ketua Umum KONI. (WAD/ECA)



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

Sports
Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Sports
Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Badminton
Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Sports
Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Sports
Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Sports
Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Sports
Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Internasional
Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Sports
Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sports
Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Sports
Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Badminton
Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X