Podium Lenyap di Depan Mata Rio

Kompas.com - 25/06/2012, 03:05 WIB
Editor

Valencia, Kompas - Pebalap Rio Haryanto hanya mampu memukul pelan setirnya. Peluang merebut podium kedua sebagai runner-up lomba GP2 seri Valencia, Spanyol, lenyap di depan mata ketika bannya rusak setelah diserempet James Calado. Padahal, balapan yang hanya di bawah Formula 1 itu tinggal empat putaran lagi dan Rio sudah di posisi kedua terdepan.

Wartawan Kompas, Emilius Caesar Alexey, dari Valencia melaporkan, sebelum insiden di lomba hari Minggu (24/6) itu terjadi, Rio berhasil menipiskan selisih waktu dari Calado yang melaju terdepan. Selisih Rio yang semula 0,685 detik menjadi 0,465 detik, ideal bagi Rio untuk menyalip pebalap Lotus GP itu.

Di putaran ke-19, Calado mengerem lebih awal sebelum masuk tikungan. Rio mengerem keras dan banting setir ke kanan agar tak terjadi tabrakan. Namun, Calado menutup jalan Rio dengan juga banting setir ke kanan sehingga ban depan kiri Rio rusak. Rio yang dari tim Marussia Carlin pun menepikan mobilnya agar lomba tak terganggu.

”Saya harus mengambil keputusan untuk menghindari tabrakan dengan masuk ke sisi kanan. Namun, kecelakaan tidak dapat dihindari. Saya kecewa, tetapi saya banyak belajar dari seri ini,” kata Rio.

Rio tampil perkasa sejak start dan sepanjang lomba. Mulai dari posisi keempat, Rio tak menunggu lama untuk menyodok ke urutan kedua, di belakang Calado. Begitu lolos dari tabrakan beruntun di tikungan kedua, posisi kedua itu pun diraih setelah mobil pengaman keluar. Di belakang Rio, rekan setim, Max Chilton, menempel Rio.

Satu putaran setelah itu, terjadi tabrakan antara Johnny Cecotto dan Jolyon Palmer. Mobil pengaman masuk lagi ke lintasan dan Rio berkesempatan menghemat ban. Rio langsung menekan Calado begitu mobil pengaman keluar dan berhasil menyalipnya di putaran ke-14. Namun, Calado mampu menyalip lagi di tikungan berikut.

Setelah itu, Rio terus menguntit sambil mencari momen. Calado terus melambat karena bannya mulai aus. Pengereman awal sebelum tikungan juga disebabkan masalah ban itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Momen bagi Rio muncul di putaran ke-19 itu dan ketika pebalap berusia 19 tahun tersebut mulai mendapat jalan kosong di depannya, Calado justru menabrak ban depan kirinya. ”Saya berkembang pesat di musim ini. Saya lebih menyatu dengan mobil, mampu menambah kecepatan, dan start dengan cepat untuk merebut posisi depan. Di seri-seri berikutnya, saya yakin dapat merebut podium dan menjuarai sebuah seri,” kata Rio.

Rio tidak menyesali keputusannya untuk bertarung dengan Calado. ”Jika hanya jadi juara kedua, saya tidak akan puas karena saya tahu saya dapat mengalahkan Calado,” kata Rio.

Insiden Rio dan Calado dimanfaatkan Luiz Razia dan Fabio Leimer untuk menyodok ke depan. Razia menjadi juara, diikuti Calado. Leimer di urutan ketiga. Rio menambah 10 poin di Valencia dan tetap di urutan ke-15 klasemen sementara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.